AMAKP Meminta Kunjungan Resmi Walikota Solo ke Pasar Ikan Balekambang Segera Direalisasikan

JATENGONLINE, SOLO – Aliansi Masyarakat Untuk Akuntabilitas Kebijakan Pubilk (AMAKP) Jawa Tengah, meminta kepada Pemkot Solo dan benar-benar serius menggarap pasar pelelangan ikan Balekambang sebagai ikon baru kota Solo, menurutnya tidak mudah mendatangkan para pedagang dan pembeli dengan harga yang sangat terjangkau dan murah dengan kondisi ikan dalam keadaan segar dan bahkan dalam keadaan hidup.

“Semoga segera mendapat perhatian serius dari Pemkot Solo, pasar pelelangan Ikan Balekambang ini sangat fenomenal, dan dalam waktu yang sangat singkat bisa se ramai seperti saat ini,” ujar BRM.Kusumo Putro SH.MH. Ketua AMAKP. Minggu (21/3/2021)

Dengan demikian, lanjut Kusumo, pasar pelelangan ikan Balekambang mampu merubah pemikiran atau anggapan bahwa harga ikan khususnya ikan laut mahal dan tidak terjangkau oleh masyarakat, hanya masyarakat kalangan tertentu saja yang mampu membeli dan bisa menikmatinya.

“Hadirnya pasar pelelangan ikan Balekambang dikota Solo yang harganya murah dan terjangkau maka seluruh lapisan masyarakat dapat membeli dan menikmati daging ikan laut, tawar dan air payau yang Lezat dan sangat bergizi sesuai dengan program pemerintah melalui Menteri Kelautan agar masyarakat Gemar Mengkomsumsi Ikan Segar segera terwujud khususnya di Soloraya,” papar Kusumo.

Sekali lagi AMAKP mendorong Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Walikota Teguh Prakosa, untuk bersedia melakukan kunjungan secara resmi ke pasar pelelangan ikan Balekambang yang nantinya menjadi Ikon Baru di Solo.

Ikan Segar

“Selain menyapa dan bertemu para pedagang serta pengelola untuk memberikan dukungan agar menjadi motivasi dan penyemangat para pedagang, pengelola dan para pembeli disana sebagai wujud perhatian dan dukungan Pemkot Solo adanya pasar pelelangan ikan murah Balekambang Solo, dimana kedepan pasar ini sangat berpotensi menjadi salah satu Icon Kota Solo. Untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan ekonomi masyarakat serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat kota Solo disaat negeri ini selama satu tahun dihantam wabah pandemi seperti saat ini,” harap Tokoh Muda Pegiat Industri Kreatif di Solo Raya ini.

Pasar ikan Balekambang ini sempat vakum beberapa tahun dan kembali diaktifkan lagi oleh Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. Awalnya pasar ikan terbesar di Solo ini diresmikan Jokowi saat masih menjadi Wali Kota Solo pada 2012 silam, untuk mengkampanyekan Gemar Makan Ikan (Gemari) bagi masyarakat Solo.

Pasar ikan Balekambang buka setiap hari mulai pukul pukul 19.00 WIB sampai 04.00 WIB. Seiring maraknya pengunjung dari berbagai daerah kapasitas ikan yang diperdagangkan mencapai 20 ton per hari dan meningkat hingga mencapai 25 ton di akhir pekan. Terdapat 25 lapak yang disediakan oleh pengelola untuk pedagang di area pasar ini. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *