Wujud Nyata Link and Match, favehotel Solo Sharing Knowleadge Bersama Kepala SMK Se-Solo Raya

JATENGONLINE, SOLO – favehotel Solo mengundang Kepala Sekolah SMK non teknik se Solo Raya untuk menghadiri program “School Leader Workshop as a School Brand Ambassador by favehotel Solo and IHGMA DPD Central Java” yang telah diadakan di Main Atrium The Park Mall Sukoharjo.

Cluster General Manager favehotel Solo (Manahan Solo dan Solo Baru), Ika Florentina menyatakan, jika program ini memang dikhususkan untuk para top leader di masing – masing sekolah, khususnya SMK non teknik.

“Program ini bertujuan agar mereka bisa menjadi brand ambassador untuk sekolahnya masing – masing dan percaya diri dalam mempresentasikan sekolah tempat mereka mengampu serta terciptanya link and match antara DUDI dan dunia pendidikan,” terang Ika.

Sebagai program lanjutan dari “School Leader Workshop as a School Brand Ambassador by favehotel Solo and IHGMA DPD Central Java”, maka favehotel Solo kembali mengundang para Kepala Sekolah untuk hadir di Rosemary meeting room – favehotel Solo Baru untuk mengikuti “Sharing Knowledge GM Fave Solo bersama Kepala SMK se Solo Raya (How to Be A Great Shool Leader in SMK)”.

Kegiatan ini diadakan, Kamis (6/5/2021), dimulai dari jam 17.00 wib, dihadiri 32 SMK non teknik se Solo Raya. Untuk mengurangi kontak fisik, maka para peserta yang hadir diminta untuk mengisi daftar hadir dengan sistem scan QR code. Acara diawali dengan doa bersama, lalu dilanjut dengan sharing knowledge yang dibawa langsung oleh Ika Florentina – Cluster General Manager favehotel Solo, sesi tanya jawab serta program hospitality learning yang dikhususkan bagi para guru pendidik maupun para siswa. Ini merupakan salah satu upaya mempertemukan dan menyelaraskan dunia pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), sehingga tercipta ekosistem pendidikan vokasi yang saling link and match.

Ini merupakan wujud nyata link and match dari favehotel Solo, untuk membangun jejaring keterhubungan dengan dunia pendidikan. “Kedepan favehotel Solo akan tetap konsisten untuk peduli terhadap dunia pendidikan, akan banyak kegiatan–kegiatan yang akan diadakan, seperti PKL online, menjadi mentor bagi guru-guru serta penyesuaian kurikulum dengan dunia usaha dan dunia industri.” pungkas Ika. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *