Hasthalaku Solo Bersimfoni Terpilih Sebagai Local Champion KemKominfo

Merchandise: M Farid Sunarto menyerahkan merchandise Kaos tema Hasthalaku kepada Walikota Surakarta sesaat setelah laporan Local Champion KemKominfo.

JATENGONLINE, SOLO – Selasa (18/5/2021), M. Farid Sunarto selaku Ketua Solo Bersimfoni terpilih sebagai Local Champion Narasi dan Digitalisasi di Kementerian Kominfo RI, dan pada Kamis (20/5/2021) mendatang akan turut menghadiri peluncuran “Indonesia Makin Cakap Digital 2021” di Gelora Bung Karno (GBK) Jakata sekaligus memperoleh award dari Menteri Kominfo di hadapan Presiden RI Ir H. Joko Widodo.

Sebagai perwakilan local champion Solo dan Jawa Tengah, Farid melaporkan kesiapannya kepada Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka untuk hadir membawa nama harum Kota Solo.

Prestasi M Farid Sunarto bersama Solo Bersimfoni hingga memperoleh award Local Champion Indonesia Makin Cakap Digital 2021 lantaran Solo Bersimfoni menarasikan toleransi dan perdamaian bagi remaja Generasi milenial atau Generasi Z dengan instrumen nilai budaya Solo yaitu hasthalaku.

Merchandise: M Farid Sunarto menyerahkan merchandise Kaos tema Hasthalaku kepada Walikota Surakarta sesaat setelah laporan Local Champion KemKominfo.

Hasthalaku adalah delapan perilaku baik yang menjadi karakter pemuda Solo yaitu : gotong royong, guyub rukun, grapyak semanak, lembah manah, ewuh pekewuh, pangerten, andhap asor dan tepa selira.

Menurut Farid, strategi mengkampanyekan nilai-nilai Hasthalaku, Solo Bersimfoni melakukan beberapa pendekatan. Pertama, mencetak volunteer/ relawan Solo Bersimfoni. Lebih dari seratus relawan Sahabat Simfoni melalui Training of Trainers (ToT). Sahabat Simfoni kemudian berkembang dan membentuk Agen Simfoni Bersatu (ASB).

Yang kedua, Solo Bersimfoni melakukan advokasi regulasi kepemudaan di Kota Surakarta dengan memasukkan hasthalaku pada pasal 11 Perwali No.49/2019 Kota Surakarta tentang Penyadaran, Pengembangan dan Pemberdayaan Kepemudaan sebagai salah satu ciri pemuda Kota Surakarta. Disamping itu Solo Bersimfoni turut mengadvokasi provincial regulation dengan keluarnya Perda Provinsi Jawa Tengah Nomor 4 tahun 2021 tentang Pembangunan dan Pengembangan Kepemudaan.

Ketiga, Solo Bersimfoni menciptakan Model Sekolah Adipangstuti, sebuah model sekolah yang di-insert ke sekolah formal dengan mengimplementasikan nilai nilai hasthalaku di sekolah. Sepanjang tahun 2020 Solo Bersimfoni telah menerapkan Model Sekolah Adipangastuti di : SMAN 1 Surakarta, SMAN 6 Surakarta, SMAN 1 Gemolong, SMAN 3 Sragen dan SMAN 1 Kartasura. Sedangkan pada tahun 2021, model sekolah ini akan diterapkan di SMAN 2 Boyolali dan SMAN 1 Karanganyar.

Model Sekolah Adipangastuti sangat menarik generasi milenial di sekolah karena menggunakan pendekatan literasi dan digitalisasi yang kreatif dan innovatif, hal tersebut dapat diketahui tingkat enggagement yang baik dengan di platform digital dengan keyword google : hasthalaku, adipangastuti dan solo bersimfoni.

Dijelaskan lebih lanjut, bahwa apa yang dilakukan Solo Bersimfoni, tampaknya sesuai dengan tujuan dari kegiatan Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital 2021”. Penerapan hasthalaku juga dilakukan secara daring selain luring. Hasthalaku dalam ber-Media Sosial bisa disebut sebagai penerapan literasi digital yang baik.

Pentingnya literasi digital kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama anak muda, menjadi urgensi sebagai peningkatan kemampuan kognitif SDM agar ketrampilannya tidak sebatas mengoperasikan gawai.

Terkait dengan kegiatan award local champion di Jakarta, Farid menjelaskan bahwa bersamaan dengan kegiatan Indonesia Makin Cakap Digital 2021 di Jakarta, ada dua kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu Peluncuran Kegiatan Literasi Digital di 514 kabupaten/kota dan juga Kelas Cakap Digital secara luring yang dilakukan di dua puluh kota terpilih sebagai kota satelit yang telah mencapai indeks literasi digital antara 3,00-4,02, yaitu Jakarta Pusat, Tangerang Selatan, Kota Bandung, Surakarta, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Kupang, Aceh, Belitung, Batam, Padang, Palembang, Pontianak, palangkaraya, Palu, Kendari, Gorontalo, Ambon dan Jayapura.

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Kamis-Jumat, 20-21 Mei 2021. Dengan target lima puluh peserta luring pada masing-masing kota dan 514.000 peserta daring, harapannya dapat menjadi amunisi untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap menghadapi transformasi digital pada era revolusi industri saat ini. Kegiatan Literasi Digital di 514 Kabupaten/Kota di Indonesia akan dilakukan dari Mei sampai dengan Desember 2021 dengan target 12,5 juta masyarakat Indonesia akan terpapar literasi digital.

Sebagai alah satu kegiatan Kementerian Kominfo di kota Surakarta yang juga disupport oleh Solo Bersimfoni, akan dilaksanakan pelatihan kelas digital pada tanggal 20 dan 21 Mei 2021 di Alila Hotel Solo. Diharapkan para peserta akan memiliki kecakapan dalam menguasai dasar konten marketing dan digital marketing, tips and trik e-commerce serta cara membuat website yang baik. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *