Pentingnya Pengembangan UMKM Melalui Sosial Media

JATENGONLINE, BONTANG – Mahasiswi KKN Universitas Slamet Riyadi Surakarta mengadakan sosialisasi strategi pengembangan UMKM melalui media sosial kepada umkm sekitar kelurahan Berbas Tengah,  Bontang, Kalimantan timur. Kamis (19/8/2021)

Perpanjangan PPKM level 4 mengakibatkan tingginya kasus positif covid 19 berdampak pada seluruh kegiatan manusia salah satunya yaitu membuat perekonomian masyarakat menurun, salah satunya yang terdampak adalah UMKM di sekitar Kelurahan Berebas Tengah. Kegiatan sosialisasi ini di sampaikan oleh Syamsidar dari program studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNISRI kelompok 33 dengan Dosen pembimbing Lapangan Esti Aryani, SH, MH dan Dosen Pembimbing Ir. Saiful Bahri, M.Kom.

Kegiatan sosialisasi ini di tujukan untuk UMKM Laundry dan UMKM Sembako, RT 28 Kelurahan Berebas Tengah, Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Maksud dan tujuan dari di adakannya kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan apa itu sosial media dan memberikan edukasi mengenai strategi pengembangan umkm melalui sosial media kepada pemilik umkm seperti pembuatan akun instagram sebagai salah satu media pemasaran umkm dan pemasanga google maps sebagai sarana untuk mempermudah menemukan titik pusat umkm tersebut, dan tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai sarana bagi umkm untuk meningkatkan Inovasi dalam pengembangan Umkm.

Sasaran yang di ingin di capai adalah agar pemilik umkm dapat mengandalkan sosial media untuk menciptakan dan pemanfaatan daya saing di masa yang akan datang.

Selama kegiatan sosialisasi berlangsung, pemilik umkm di berikan informasi mengenai apa itu sosial media dan di buatkan akun sosial media dan pemasangan google maps lokasi umkm sebagai saran untuk meningkatkan inovasi dan meningkatkan daya saing antar umkm

Hal yang di capai dalam kegiatan ini adalah pemilik umkm sangat senang karena umkm nya dapar berkembang dan dapat lebih di kenal oleh masyakarat. Mereka pun mengetahui betapa penting nya peran sosial media sebagai sarana pemasaran di era globalisasi dan di zaman pandemi ini.

Selama acara belangsung pemilik umkm tetap menerapkan protokol kesehatan dengan mengunakan masker dan tetap berjaga jarak serta mencuci tangan sebelum kegiatan berlangsung. (*/ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *