Pelonggaran PPKM UMKM Bangkit, Kredit BPR Mulai Tumbuh

JATENGONLINE, SOLO – Seiring dengan pelonggaran PPKM diperpanjang dan peningkatan vaksinasi massal, sebagian kalangan menilai Pandemi covid-19 mulai nampak tanda-tanda segera berakhir.

Pelaku UMKM mulai beraktivitas kembali menjalankan usaha. Kondisi ini membawa angin segar bagi lembaga keuangan, tidak terkecuali BPR, kembali mulai melayani pengajuan kredit untuk modal usaha UMKM.

“Kami berharap pengelola BPR dapat memanfaatkan situasi bangkitnya sektor riil ini untuk melakukan jemput bola dalam penghimpunan dana dan penyaluran kredit,” ungkap Suharno Direktur Amalia Consulting, saat tampil sebagai fasilitator Workshop Marketer Tangguh 2021 yang diselenggarakan secara daring via zoom, Rabu (15/9/2021).

Dosen prodi Akuntansi Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta itu juga berharap agar para marketer BPR mampu beradaptasi dengan lingkungan yang berubah. Saat ini tengah berada pada era digital yang membawa perubahan perilaku masyarakat.

“Masyarakat ingin mendapatkan pelayanan yang lebih cepat dan efisien via online dalam bertransaksi,” tandasnya.

Untuk itu konsep pemasaran dan penjualan produk BPR juga harus berubah dengan menerapkan pemasaran dan penjualan digital. Pola-pola pemasaran dan penjualan konvensional harus mulai disempurnakan dan dilengkapi dengan marketing digital.

“Penggunaan media sosial, seperti Facebook, Instagram, Twitter, YouTube dan Website harus betul-betul dirancang dan direncanakan secara matang. Tidak sekedar hanya mengupdate status asal-asalan dan harus dikelola secara konsisten, serta ditangani secara khusus,” himbaunya.

Agar BPR bisa meraih target 2021 yang tinggal 3,5 bulan ini, Suharno, mewanti-wanti marketer BPR untuk fokus dalam mewujudkan target akhir tahun dan tetap memegang prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit kepada masyarakat.

“Marketer BPR harus mau bekerja lebih keras, lebih cerdas dan tetap menjaga protokol kesehatan agar imunitas meningkatkan, sehat jasmani dan sehat rohani, tetap waspada dan jangan lengah dalam melakukan tugas di lapangan,” pungkasnya.

Workshop Marketer Tangguh 2021 yang diselenggarakan Amalia Consulting ini, diikuti 23 peserta dari kalangan marketer BPR dan BMT yang berasal dari wilayah Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Pati dan Sulawesi (*/ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *