Media Gathering Bea Cukai Surakarta Upaya Perkuat Kebersamaan

JATENGONLINE, KARANGANYAR – Dalam rangka meningkatkan interaksi dengan insan media massa, Kamis (13/1/2022) pukul 09.00 WIB bertempat di Colomadu, Karanganyar Jawa Tengah, Bea Cukai Surakarta mengadakan kegiatan Media Gathering dengan perwakilan dari beberapa media, baik dari media cetak, media elektronik, dan media online.

Tujuan dari pertemuan ini adalah, selain semakin mempererat hubungan baik dengan media massa, Bea Cukai Surakarta ingin menyampaikan beberapa kegiatan dan capaian kerja yang telah dilaksanakan pada tahun 2021 yang lalu. Dengan dihadiri oleh 40 undangan dari insan media se-Karesidenan Surakarta, acara media gathering dikemas secara santai dan ditambah dengan diskusi langsung dengan Kepala Kantor Bea Cukai Surakarta, Budi Santoso.

Selain berdiskusi santai, Budi juga menyampaikan mengenai capaian-capaian yang telah dicapai oleh Bea Cukai Surakarta antara lain, tercapainya target penerimaan negara yaitu di angka 107,74%, dimana dari sisi penerimaan cukai, realisasi yang didapat adalah sebesar Rp 2,178 triliun dari target Rp 2,023 triliun.

Sedangkan dari sisi kepabeanan, realisasinya adalah sebesar Rp 36 miliar dari target Rp 31 miliar. Capaian lainnya yang telah dilakukan dari sisi penindakan adalah Bea Cukai Surakarta telah melakukan 107 kali penindakan dengan hasil tegahan berupa 5 juta batang rokok ilegal, 13.000 liter miras ilegal, dan 113 gram zat psikotropika.

Dan untuk barang-barang berupa rokok dan miras ilegal, Bea Cukai Surakarta telah melakukan pemusnahan yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo pada tanggal 30 November 2021 yang lalu.

Di tahun 2021 yang masih mengalami pandemi, Bea Cukai Surakarta juga tetap memberikan fasilitas yang terkait dengan penanganan Covid-19 seperti pembebasan 400 buah tabung oksigen, 51 alat HEPA ventilasi, dan 75 paket masker, oxymeter, termometer, dan vitamin dengan total pembebasan Bea Masuk dan PDRI (Pajak Dalam Rangka Impor) sebesar Rp. 338 juta.

Di samping fasilitas pembebasan terhadap barang yang terkait Covid-19, Bea Cukai Surakarta juga turut mendukung kegiatan pemerintah dalam rangka Program Pemulihan Ekonomi, dengan turut meresmikan Rumah Ekspor Solo pada 21 Desember 2021 bersama Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan Direktorat Jenderal Pajak.

Pada puncaknya, Bea Cukai Surakarta akhirnya meraih predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) atas prestasinya selama ini. Piagam penghargaan ini diberikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada 20 Desember 2021.

Diharapkan dengan tercapainya predikat WBK ini, Bea Cukai Surakarta dapat tetep menjaga kualitas pelayanan dan pengawasannya, serta menjadi instansi yang bebas dari korupsi, pungli, dan gratifikasi. (*/ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.