STIESurakarta Lantik Pejabat Struktural Upaya Tingkatkan Mutu dan Kualitas

JATENGONLINE, SUKOHARJO – Untuk mewujudkan suasana akademik yang kondusif khususnya dalam hal pengangkatan pejabat struktural pada perguruan tinggi, perlu memperhatikan syarat dan prosedur yang telah ditetapkan dalam Statuta perguruan tinggi masing-masing.

Keberadaan Senat perguruan tinggi sebagai alat kontrol (checks and balances) dalam pengelolaan perguruan tinggi perlu diberdayakan sebagaimana mestinya, sehingga tidak terjadi overlap aras kewenangan Badan Penyelenggara dengan kewenangan pimpinan perguruan tinggi sebagai pelaksana bidang akademik termasuk di dalamnya pengangkatan pejabat struktural pada perguruan tinggi swasta.

Dalam rangka mewujudkan pendidikan tinggi yang bermutu, transparan, dan akuntabel perlu melaksanakan tata kelola yang baik dan benar (Good University Governance. SekolahTinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Surakarta, melaksanakan Pelantikan Pejabat Struktural yang berlangsung di Aula sekolah tinggi setempat, Selasa (22/2/2022)

Ketua STIE Surakarta Dr. Pardi, MM., MH. menyampaikan, bahwa perkembangan terkini STIE Surakarta di masa Pandemi, kondisi ini sangat berdampak signifikan pada tataran kehidupan masyarakat di berbagai sektor.

Dan berpengaruh terhadap daya beli masyrakat maupun minat masyarakat menentukan jenjang pendidikan berikutnya terutama di perguruan tinggi bagi anak-anaknya dan ini menjadi perhatian.

Dikesempatan yang sama Ketua STIE Surakarta menyampaikan tentang perubahan struktur organ berikut penempatan sumber daya manusianya, dan berharap adanya perubahan struktur organ yang baru di tubuh STIE Surakarta, memberikan dorongan lebih cepat untuk melakukan lompatan mengikuti tren yang saat ini.

Selanjutnya disampaikan motivasi dan arahan dari Yayasan Bina Wiraswasta Surakarta oleh Dr. Sunarto Istianto. Lebih banyak memberikan cerita untuk memotivasi. Diawali dengan perjuangan mendirikan STIE Surakarta tahun 1993 hingga sekarang, dimana mempertahankan eksistensi tidak lah mudah, mulai dari branding hingga kualitas layanan dengan tetap mengusung pendidikan tinggi di bidang ekonomi yakni program studi ekonomi dan manajemen sampai detik ini.

“Banyak duka daripada sukanya, bersaing dengan perguruan tinggi lain di Solo dan sekitarnya, dari awal hanya ada beberapa kampus kini berkembang demikian banyak kampus, dan memenangkan persaingan bukan perkara mudah, selain konsisten diperlukan strategi jitu untuk tetap menjadi kampus pilihan masyarakat,” paparnya.

Adanya pejabat struktural yang baru dilantik, harap Founder STIE Surakarta ini, agar bisa menjadikan sejarah berdirinya STIE Surakarta menjadi memotivasi kuat dan mendorong untuk maju menjadi lebih baik lagi.

Berikut pejabat struktural yang dilantik pada kesempatan tersebut, 1. Kepala Senat: Ismunawan, S.E., M.Si; 2. Sekretaris Senat: Arif Nugroho Rachman, S.E., M.M.; 3. Kepala PPMI: Atik Lusia, S.E., M.B.A.; 4. Kepala Bagian Kemahasiswaan dan CDC: Aditya Liliyan, S.M.B., M.M.

“Kami mengedepankan kualitas lulusan. Saat ini ada 3000 an mahasiswa, dan 450 mari, memang terbatas karena selain bangunan kami terbatas juga mengedepankan kualitas perkuliahan dan kualitas lulusan,” tandasnya.

Ketua Lembaga Pusat Bisnis dan Inovasi Yayasan Bina Wiraswasta Surakarta, Dr Budi Istianto, SE, MM., MH. mengatakan, lembaga pusat bisnis dan inovasi yag dipimpinnya menjadi wadah dan menghubungkan antara bisnis mahasiswa, sekolah dan dunia kerja. Sementara untuk mewujudkan harapan yayasan, dalam waktu dekat PPMI segera akan melakukan perpanjangan akreditasi program studi.

“Dan sebagai tuntutan perkembangan kemajuan tehnologi dan informasi di struktural organ yang baru ada Pusat Data dan Sistim Informasi (PDSI) sebagai kebutuhan yang disegerakan dalam perkembangan industri seperti sekarang ini, merancang sistim yang terintegrasi, baik layanan dalam pembelajaran ataupun layanan akademik lainnya sehingga semakin mempermudah mahasiswa dalam menuntut ilmu di STIE Surakarta,” pungkasnya. (*/ian)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.