ASGA Kunjungi SCK, Tanamkan Anti Korupsi Pada Generasi Muda

JATENGONLINE, SOLO – Akademi Seni Mangkunegaran (ASGA) mengunjungi Semarak Candrakirana Art Center (SCK) untuk memberikan diseminasi informasi terkait jiwa anti korupsi. Dosen ASGA dari Prodi Seni Pertunjukan dan Protokoler, Tri Yuniarti, S.E, M.M. menanamkan jiwa kebangsaan anti korupsi kepada lebih dari 20 siswa didik SCK dan para pelatih di Sanggar SCK pada Kamis, 31 Maret 2022.

Pada awal diseminasi, Tri Yuniarti menjelaskan terkait korupsi dan faktor penyebab korupsi. Berdasarkan penjelasannya, korupsi terjadi karena faktor internal yaitu dari diri pelaku dan faktor eksternal yaitu dari aspek ekonomi, sosial, politik, hukum, dan organisasi.

Untuk mencegah tindak korupsi, Tri Yuniarti menanamkan Tri Dharma Mangkunegoro, yaitu mulat sarira angsara wani (berani mawas diri), rumangsa melu andarbeni (merasa ikut memiliki), dan wajib melu anggondheli (wajib ikut menjaga).

“Tri Dharma Mangkunegoro relevan untuk menanamkan jiwa anti korupsi pada generasi muda. Ditambah dengan kemampuan meredam Melik Nggendhong Lali, salah satu ilmu budi pekerti dan pitutur luhur Jawa yang bermakna meredam keinginan memiliki sesuatu yang bukan miliknya yang pasti berdampak lupa segalanya dengan melakukan segala cara,” ucap Tri Yuniarti.

Para peserta diseminasi ini juga diajarkan untuk disiplin dan berbudaya serta mengamalkan hidup minimalis, yaitu kemampuan mengelola ego dan keinginan yang sesuai dengan kemampuan. Sehingga, jiwa kebangsaan anti korupsi dapat tumbuh dan berkembang pada generasi muda.

Salah satu pelatih SCK, yaitu Martini Ratna Istyaningsih mengapresiasi diseminasi informasi terkait jiwa anti korupsi yang disampaikan oleh narasumber kepada siswa didik SCK. “Kegiatan ini menambah wawasan terkait korupsi dan pencegahan dini korupsi dengan menanamkan jiwa anti korupsi. Siswa didik SCK juga bersemangat dan senang mengikuti kegiatan ini,” pungkas Martini. (*/ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.