Polresta & JCI Sinergi Wujudkan Solo Kota ‘Majeng’

JATENGONLINE, SOLO – Junior Chamber International Solo yang lebih dikenal dengan JCI Solo merupakan organisasi kepemudaan internasional yang dalam kegiatannya memiliki kepedulian dalam membangun ketahanan dan persatuan bangsa tanpa harus berafiliasi ke golongan maupun partai politik tertentu.

Berkaitan dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila pada 1 Juni 2022, perwakilan JCI Solo yang terdiri dari President Siegfried Listijosuputro, didampingi oleh Deputy Aditya Dea Kharisma, Vice President Luqman Hakim, National Vice President Budiman Kusmanto, Senator Liliek Setiawan dan Past President Ginanjar Rahmawan, Senin (31/5/2022, menyambangi kantor Kapolresta Surakarta Kombespol Ade Safri Simanjuntak, guna memberikan penghargaan selaku tokoh penjaga Pancasila dan penjaga NKRI di kota Solo.

Dikesempatan tersebut President Siegfried Listijosuputro menyatakan, bahwa dengan bantuan dari seluruh anggota kepolisian kota Surakarta dibawah pimpinan Kapolres Kombespol Ade Safri Simajuntak, warga kota Surakarta dapat merasakan dampak kenyamanan dan ketentraman dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan mereka.

“JCI Solo memberikan penghargaan kepada Kombespol Ade Safri Simajuntak selaku Kapolresta Surakarta beserta jajarannya yang telah sigap dan konsisten dalam melaksanakan tugasnya untuk menciptakan kota Solo yang bebas dari premanisme, intoleransisme dan radikalisme,” imbuh Past President Ginanjar Rahmawan.

Kersemuanya itu dilakukan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila.

Kapolres Ade Simanjuntak merasa sangat terhormat dan berterima kasih penghargaan sebagai tokoh penjaga persatuan NKRI dan Pancasila serta berharap hal ini dapat meningkatkan semangat seluruh jajarannya untuk bertugas lebih baik lagi.

“Ini bentuk penghargaan yang luar biasa bagi institusi kami,” tegas Kapolres.

Kombespol Ade Safri Simanjuntak juga berharap di masa mendatang JCI Solo dapat menjalin kolaborasi yang bersinergi dengan Polresta Surakarta demi mewujudkan Solo sebagai kota yang “Majeng” – Majemuk Ning Anteng. (*/ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.