Unisri dan DJP Jateng 2 Teken MoU, Optimalkan Tax Center

Penandatanganan kerja sama antara Unisri Surakarta dengan DJP Jateng 2 di, Selasa (7/6/2022), yang dilakukan rektor Prof. Dr Sutardi dengan Kepala DJP Jateng 2, Slamet Sutantyo

JATENGONLINE, SOLO – Ada dua target yang ingin dicapai oleh Fakultas Ekonomi Universitas Slamet Riyadi Surakarta dalam kerja sama dengan Direktorat Jendral Pajak / DJP Jateng 2, baik internal maupun eksternal.

Secara internal kerja sama itu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lulusan Fakultas Ekonomi Unisri dalam memenangkan persaingan di kerja dan peningkatan kemampuan atau skill di bidang perpajakan.

Nantinya,”Semua mahasiswa Fakultas Ekonomi sebelum lulus wajib mengikuti kursus pajak brefet A dan brefet B,” kata Dekan Fakultas Ekonomi, Edi Wibowo.

Itu dikatakan disela penandatanganan kerja sama antara Unisri Surakarta dengan DJP Jateng 2 di, Selasa (7/6/2022), yang dilakukan rektor Prof. Dr Sutardi dengan Kepala DJP Jateng 2, Slamet Sutantyo. Setelah tanda tangan MoU dilanjutkan dengan kuliah umum.

Secara eksternal, lanjut Edi, untuk menunjukan eksistensi Fakultas Ekonomi ini pada masyarakat secara luas. Yang mana masyarakat bisa konsultasi ke Unisri terkait pelaporan pajak pengisin pajak, penghitungan pajak, dan lainnya.

“Semoga dengan ini, Fakultas Ekonomi Unisri makin dikenal masyarakat dan animo masyarakat yang ingin kuliah ke sini makin banyak pula,” kata Edy.

Dalam sambutannya, Kepala DJP Jateng 2, Slamet Sutantyo mengatakan, dalam MoU ini DJP memberi pengetahuan tentang perpajakan kepada Unisri, dengan menghadirkan buku-buku referensi, tenaga pengajar, maupun melalui diskusi.

“Kehadiran tax centre ini diharapkan bisa dioptimalkan untuk menambah pengetahuan tentang pajak. Dengan pengetahuan pajak yang dimiliki maka tak perlu lagi dioyak-oyak untuk membayar pajak,” kata Slamet.

Rektor Unisri Prof. Dr Sutardi mengapresiasi tax centre di kampus tersebut yang merupakan kerja sama dengan DJP Jateng 2. Pihaknya berharap, keberadaan tax centre bisa dimanfaatkan secara optimal oleh civitas akademika.

“Monggo bapak bapak dan ibu-ibu dosen dan karyawan yang belum mempunyai NPWP bisa segera mengurus,” kata rektor. (*/ian) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.