Memperingati Hari Anti Narkoba, Alfamart Adakan Penyuluhan Bersama Kepolisian

JATENGONLINE, KLATEN – Dalam memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada tanggal 26 Juni, Alfamart menyelenggarakan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkotika. Penyuluhan diadakan di 32 kantor cabang Alfamart di seluruh Indonesia ini menggandeng BNN dan Kepolisian setempat.

Salah satunya diselenggarakan di kantor cabang Alfamart Klaten pada Rabu (22/6/2022). Materi diberikan oleh Kepolisian Polres Klaten kepada karyawan maupun calon pendaftar Alfamart.

Tujuan dari kegiatan tersebut adalah komitmen Alfamart untuk terus menciptakan lingkungan kerja yang bebas narkotika dan obat-obat terlarang.

Branch Manager Alfamart Klaten, Andy Prastijono menjelaskan, penyuluhan yang diberikan oleh petugas Kepolisian Polres Klaten ini mempunyai banyak manfaat bagi peserta dan karyawan Alfamart.

“Dengan terbebas dari narkotika, diharapkan bisa bekerja secara maksimal dan memberikan yang terbaik bagi perusahaan, ” terang Andy disela-sela kegiatan.

Tentu itu berpengaruh pula kepada kontribusinya terhadap perusahaan dan apresiasi yang perusahaan berikan padanya, imbuhnya.

Ia juga menambahkan sudah sepatutnya warga negara Indonesia selalu patuh terhadap hukum-hukum yang berlaku, termasuk hukum aturan narkotika.

“Alfamart tidak mentolerir apapun terhadap penyalahgunaan narkotika, termasuk apabila karyawan kami terlibat di dalamnya. Kami berikan sanksi tegas berupa pemecatan dan sepenuhnya adalah hak aparat untuk menindak dengan tegas pula,” jelasnya.

Wakasat Narkoba Polres Klaten, Iptu Suyana menyambut baik kegiatan yang dilakukan Alfamart itu. Menurutnya pihaknya akan sangat terbantu atas langkah yg dilakukan Alfamart dalam memerangi narkotika apabila ada peran aktif perusahaan yang berinisiatif menyelenggarakan hal serupa.

“Kami sangat mengapresiasi Alfamart, karena melalui kegiatan ini semakin banyak orang yang bisa kami berikan pemahaman betapa berbahayanya narkotika apabila disalahgunakan. Dan tentunya sangsi ganjaran hukum yang berat bagi pengguna dan pengedar narkotika berlaku di Indonesia,” terangnya.

Kegiatan ini dilakukan diseluruh Indonesia sebagai bentuk andil perusahaan dalam memerangi bahayanya narkotika di Indonesia. (*/ian)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.