Millenials Say No To Drugs, Jauhi Narkoba Untuk Generasi Yang Lebih Baik

JATENGONLINE, KARANGANYAR – Narkoba merupakan bahan/zat yang dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan/psikologis seseorang (pikiran, perasaan dan perilakunya) serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologik.

Di Indonesia, usia remaja sangat rentan terpapar narkoba, hal tersebut disebabkan karena rasa keingintahuan tinggi pada diri remaja untuk mencoba hal-hal baru. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan baik dari fisik maupun psikologis, Penyalahgunaannya bisa terkena sanksi hukum. Tak kenal jenis kelamin dan usia, semua orang berisiko mengalami kecanduan jika sudah mencicipi zat berbahaya ini.

Usia remaja yang rawan dengan keingintahuan yang tinggi dapat dengan mudah tergiur untuk mencoba narkoba. Oleh karena itu, diperlukan Penyuluhan Dampak Negatif Narkoba dan Cara Pencegahannya.
Akibat yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba diantaranya dapat menimbulkan kejahatan dan berbagai tindak kekerasan, sehingga usia remaja memerlukan bimbingan dan pengetahuan tentang bahaya narkoba.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan melaksanakan Penyuluhan Dampak Negatif Narkoba dan Cara Pencegahannya dengan judul “Millenials Say No To Drugs, Jauhi Narkoba Untuk Generasi Yang Lebih Baik

Untuk meningkatkan kesadaran dan pencegahan dini terhadap bahaya narkoba, poster dipilih sebagai media yang menarik. Dengan dipasangnya poster narkoba ini, diharapkan dapat memberikan peringatan kepada orang – orang yang membaca agar menjauhi dari barang haram ini.

Poster juga dipilih sebagai media sosialisasi upaya untuk mengurangi pengumpulan masa. Poster ini ditempel di sekeliling mading di SMP N 2 Mojogedang dan ditempat – tempat umum yang memungkinkan banyak orang dapat membacanya.

Permasalahan narkoba di Indonesia masih merupakan sesuatu yang bersifat urgent dan kompleks. Pengguna penyalahgunaan narkoba biasanya terdiri dari berbagai variasi dari anak-anak hingga dewasa.

Namun faktanya anak-anak atau remajalah yang rentan menyalahgunakan narkoba, Karena tingginya rasa ingin tahu yang mereka miliki sehingga hal ini menjadi PR baik bagi orang tua ataupun seluruh masyarakat yang ada di Indonesia.

Oleh karena itu mahasiswa KKN UNISRI dari Kelompok 16 yaitu Khorrie Nanditta Nugraheni dari prodi S1 Ilmu Hukum memberikan Penyuluhan tentang Dampak Negatif Narkoba dan Cara Pencegahannya pada perwakilan siswa – siswi kelas 7 – 9 SMP N 2 Mojogedang, serta menempelkan poster di sekeliling mading di SMP N 2 Mojogedang dan ditempat – tempat umum. Dimana mereka adalah generasi penerus bangsa yang diharapkan dapat memajukan bangsa, jadi mereka perlu tahu tentang dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba agar masa depan mereka tidak hancur karena zat adiktif tersebut.

“Proses pembuatan materi penyuluhan terdiri dari mencari referensi terkait dampak negatif narkoba dan cara pencegahannya. Setelah itu dilanjutkan dengan pembuatan poster tentang dampak negatif narkoba dan cara pencegahannya. Dan kemudian penyuluhan Sosialisasi ini diikuti sebanyak 110 siswa perwakilan dari kelas 7 – 9 SMP N 2 Mojogedang, pada hari Jum’at 5 Agustus 2022 kemarin,” ungkap pelaksana kegiatan Khorrie Nanditta Nugraheni (5/8/2022).

Program Kagiatan KKN ini mensosialisasikan kepada siswa-siswi kelas 7 – 9 SMP N 2 Mojogedang untuk lebih paham dan mengerti tentang bahaya narkoba serta efek-efek yang mengkonsumsi dari penggunaan narkoba.

Diharapkan apa yang telah Mahasiswa KKN UNISRI sampaikan terkait dampak dan pencegahan narkoba dapat benar-benar diaplikasikan dalam kehidupan sebagai wadah pengembangan generasi muda dapat terus berperan aktif dalam menjaga dan mencegah narkoba di lingkungan, agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba sehingga terbentuk generasi bangsa anti narkoba. (eni/ian) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.