Smart Massage UTP Care Hadirkan Pijat Kreteg Pertama Di Solo

JATENGONLINE, SOLO – Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta yang dikenal oleh masyarakat akan bidang keolahragaannya, kali ini menciptakan produk usaha yang berupa jasa yang tak jauh beda dari bidang olahraga, yaitu Smart Massage.

Smart massage UTP Care ini baru bediri sekitar 1 bulan. Dipimpin oleh salah satu pengajar atau akademisi massage UTP Wisnu Mahardika, S.Pd., M.Or yang sudah berpengalaman di bidang massage lebih dari 15 tahun. Wisnu menyampaikan bahwa sudah satu bulan Smart Massage ini berdiri sudah ada 100 pasien datang kesini.

“Dan kita dalam satu bulan ini tembus rekor, sudah dapat 100 pasien. Startegi yang saya gunakan di minggu petama kita buka pijat gratis, hari pertama untuk dosen & tendik Universitas yang ada di Solo. Hari kedua khusus untuk Polri, hari ke-tiga untuk Guru (ASN/PNS) dan hari ke-empat TNI & satpam seluruh Solo. Di hari kelima kita buka untuk anak diawah 10 tahun. Cukup rame dan lumayan banyak yang pas anak-anak itu”, ungkap Wisnu.

Wisnu juga menceritakan bagaimana awal mula tercetus ide smart massage UTP Care ini. Di tahun sebelumnya dirinya sudah mencoba membuka pijat kebugaran di UTP, namun jalannya tidaklah mulus. Akhirnya dia dibantu dengan pimpinan fakultas, seperti Dekan FKIP dan kaprodi PKO untuk merombak manajamen lama menjadi manajemen baru dengan mengangkat produk unggulan pijat kreteg pertama di Solo.

“Kebetulan saya selaku pengelola dibantu Pak Kodrad (wakil dekan FKIP) dan Pak Pipit (Kaprodi PKO) memberanikan diri untuk membuka brand Pijet Kreteg pertama di Solo. Saya rasa pijat kreteg Itu sudah tidak asing lagi di telinga kita dan sudah banyak. Tapi menariknya ada orang yang lewat sini kadang berhenti lalu mampir karena tau pijat kreteg itu,” cerita Wisnu.

Dibawah komando dan arahannya langsung, Smart Masage UTP Care ini yang awalnya hanya memiliki 3 terapis, kali ini sudah ada 13 orang terapis yang semuanya adalah mahasiswa dan bersertifikasi nasional. Hal ini juga dibarengi dengan banyaknya minat mahasiswa khususnya prodi PKO yang mengikuti pelatihan massage dan mengambil mata kuliah massage.

“Jadi mengapa pegawai kita semua mahasiswa, karena yang menginisiasi pertama kali adalah Rektor sebelumnya, Prof. Tresna. Beliau bilang klinik ini yang mengelola harus mahasiswa dan mengenyam perkuliahan massage 4 sks atau minimal 2 semester. Jadi mahasiswa untuk menjadi terapis disini harus belajar satu tahun mendalami ilmu massage. Kita persiapkan untuk menjadi terapis yang bukan kaleng-kaleng, mereka sudah bersertifikat dan sertifikatnya diakui secara nasional”, ujar Wisnu.

Dengan mengangkat produk unggulan pijat kreteg, Wisnu ingin mengedukasi masyarakat bahwa pijat kreteg itu bukan pijat yang sembarangan. Pijat kreteg sendiri menggabungkan dua teknik yaitu Chiropractic (teknik mengembalikan tulang belakang) dan Akupersure. Selain itu pijat kreteg yang ada di Smart Masssage UTP Care ini dijamin aman karena sudah sesuai dengan SOP atau prosedur yang harus dijalankan. Wisnu dan timnya sempat melakukan promosi dan pengenalan pijat kreteg di Car Free Day (CFD) Solo. Minat dan antusiasme masyarakat dengan pijat kreteg ini juga cukup tinggi.

“Kita pernah mengadakan pijat gratis di CFD. Disana kita mendapatkan pasien sebanyak 27 orang dalam waktu 90 menit. Testimoninya semua terpuaskan. Para pengunjung akhirnya tahu kalau pijat kreteg di Solo ahlinya di UTP. Dari situ masyarakat bisa termindset bahwa pijat kreteg fokusnya di UTP dan brand ini (pijat kreteg) membuat universitas kita semakin dikenal banyak orang”, jelasnya.

Wisnu berharap dengan mengangkat brand pijat kreteg dan strategi promosi yang sudah dijalankan, masyarakat di kota Solo terkhusus mahasiswa UTP agar tahu kalau UTP memiliki Smart Massage UTP Care yang menjadi produk unggulan UTP. Wisnu berharap mahasiswa UTP yang serius ingin mendalami ilmu massage dan bahkan menjadi fisioterapi dapat memaksimalkan Smart Massage UTP Care ini agar nantinya setelah lulus mahasiswa UTP dapat memiliki pekerjaan sampingan sebagai ahli terapis.

Selain itu dengan adanya Smart Massage UTP Care, Wisnu ingin merubah mindset masyarakat kalau sakit harus ke dokter. Jika memiliki keluhan tulang belakang atau cidera masyarakat tidak perlu ke dokter langsung saja datang ke Smart Massage UTP Care, sesuai dengan tagline yang dimiliki datang sakit pulang sembuh.

Sebagai informasi tambahan Smart Massage UTP Care tidak hanya melakukan pijat kreteg maupun pijat kebugaran saja. melainkan juga bisa menyembuhkan untuk cidera olahraga, terapi engkel, terapi cedera bahu, terapi cedera pergelangan tangan dan cedera lainnya. Untuk informasi reservasi silakan klik www.smartmassage.id atau bisa juga menghubungi nomor 0821 3783 3313 (telpon dan whatsapp). (*/ian) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *