Pelatihan Penerapan Program APU PPT BPR BKK KUDUS

JATENGONLINE, KUDUS – Dampak krisis global akan berimbas ke Indonesia. Inflasi cenderung meningkat, harga kebutuhan pokok melambung, daya beli menurun. Di sisi lain suku bunga bank tinggi, yang akan berdampak dana pihak ketiga baik tabungan dan deposito meningkat, namun penyaluran kredit menurun.

“Masyarakat lebih suka menyimpan uang daripada melakukan usaha disektor riil, karena pasar sepi, apabila usaha tetap dijalankan bisa merugi. Hal ini dipicu karena rendahnya daya beli masyarakat. Dengan meningkatnya dana pihak ketiga, maka bank perlu pula meningkatkan kewaspadaan terhadap penerapan program APU PPT, ” demikian pesan Direktur Amalia Consulting, Suharno, saat tampil sebagai fasilitator pelatihan APU PPT di @Hom Hotel Kudus, Minggu (2/10/2022).

Pelatihan penerapan program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) Berbasis Profil Resiko Nasabah diikuti 82 peserta dari jajaran pengurus dan pegawai PT BPR BKK Kudus.

Dibuka Direktur Utama BPR BKK Kudus, H. Noor Mastiko, dan tutup oleh Direktur Umum dan Kepatuhan, Kasmono, pada pukul 16.00 WIB.

Sebelum pelatihan APU PPT diawali dengan pembinaan dan motivasi bagi seluruh pegawai BPR BKK Kudus, oleh Jarot Mulyawan dari Biro Perekonomian Setda Provinsi Jateng dan Komisaris Utama BPR BKK Kudus, Suko Mardiyono (*/ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *