BISNIS EKONOMIKRONIKALIFESTYLENASIONALSOSOK

Pertanian Prioritas Bali nDeso mBangun ….

JO, Semarang – Komitmen Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, untuk terus mengevaluasi terhadap program yang dicanangkannya yakni Bali nDeso mBangun Des.

Untuk Tahap II Tahun 2010-2011 sebagai Tahap Percepatan dan Prioritas Sasaran, juga menorehkan keberhasilan riil yang menakjubkan dan mampu membawa peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.

Kegiatan pembangunan yang menjadi prioritas, yaitu bidang pertanian dalam arti luas yang meliputi pertanian tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan, serta kehutanan.

Koperasi dan UMKM; Pelayanan Dasar Masyararakat meliputi Pendidikan, Kesehatan dan Keluarga Berencana, menunjukkan hasil yang positif.

Pertanian arti luas memberikan kontribusi memperkuat ketahanan pangan Jawa Tengah, yang ditunjukkan dari Peta Ketahanan Pangan Jawa Tengah yang sangat kuat, yaitu hanya memiliki dua warna. 34 Kabupaten/Kota berwarna hijau tua yang berarti ketahanan pangannya sangat kuat, dan satu berwarna hijau muda, yaitu Kabupaten Brebes yang berarti ketahanan pangannya kuat.

Hambatan di Kabupaten Brebes adalah karena tingginya angka buta huruf dan rendahnya angka harapan hidup. Ketahanan Pangan Jateng yang sangat kuat tersebut ditopang oleh peningkatan produktivitas dan kualitas produksi beberapa komoditas pangan masyarakat, antara lain seperti beras, jagung, kedelai, dan ketela yang mengalami surplus.

Utamanya beras, tahun 2008 surplus beras Jateng sebesar 2,4 juta ton, tahun 2009 meningkat menjadi 2,6 juta ton, tahun 2010 meningkat lagi menjadi 2,9 juta ton, dan tahun 2011 dari target Aram II sebesar 3,1 juta  ton pada akhir bulan Juli 2011 surplus beras sudah mencapai 2,965 juta ton.

Dengan meningkatnya kuantitas produksi dan kualitas produk beras, Nilai Tukar Petani (NTP) mengalami peningkatan, yaitu tahun 2008 NTP Jateng 99,77, tahun 2009 meningkat menjadi 100,3, tahun 2010 bertambah lagi menjadi 103,12 dan tahun 2011 dari target NTP 103,33 pada akhir bulan November 2011 sudah mencapai 106,14.

Kontribusi sektor pertanian arti luas, memperkuat ketahanan pangan Jawa Tengah, sehingga pada tahun 2010 memperoleh penghargaan nasional Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Indonesia 2009 dan Penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) dan pada tahun 2011 mendapatkan penghargaan nasional bidang ketahanan pangan, yaitu Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara Tahun 2011.


Gubernur Jateng menerima penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara 2011

Penghargaan nasional bidang pertanian arti luas lainnya, yaitu tahun 2010 berupa Juara Umum Kontes Ternak Tingkat Nasional dan Penghargaan Wana Lestari sebagai Juara Umum Lomba Penghijauan & Konservasi Alam Tingkat Nasional, sedangkan pada tahun 2011 berupa Caping Emas Award sebagai Penggiat Pertanian Kategori Gubernur,

Penghargaan atas prestasi mempertahankan wilayah bebas rabies kepada Provinsi Jawa Tengah, Penghargaan Pemenang Lomba Penanaman Satu Milyar Pohon Tahun 2010 Kategori Gubernur dan Bupati/Walikota, serta Juara Umum Lomba Penghijauan Lingkungan dan Konservasi Wana Lestari Th. 2011 Tingkat Nasional

Di bidang pemberdayaan hutan, dengan Motto : “Hutanku Lestari Rakyatku Mukti”, dilakukan kegiatan berkelanjutan wajib tanam “Sang Uwong Sak Uwit”, dengan berbagai jenis tanaman lindung dan tanaman produktif.

Lima kali berturut-turut sejak tahun 2007, Jawa Tengah menjadi Juara Umum penghijauan dan konservasi alam. – bud/tyo/ian

Jateng Juara Umum Lomba Penghijauan Lingkungan dan Konservasi Wana Lestari Th. 2011 Tingkat Nasional