Bank Jateng Boyolali Peduli Air Bersih

JO, Boyolali – Bank Jateng tak hanya melaksanakan fungsi perbankan seperti pada umumnya, namun juga berupaya peduli terhadap kondisi masyarakat. Hal itulah yang dilakukan Bank Jateng  Cabang Boyolali dengan menggulirkan program corporate social responsibility (CSR).

“Kami memang memiliki komitmen untuk membantu masyarakatyang tertimpa bencana, pembangunan sarana ibadah dan pembangunan sarana social masyarakat lainnya,” kata Pemimpin Cabang Bank Jateng Boyolali, Antoni Winarno, akhir pekan lalu.

Dicontohkan, Bank Jateng bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Boyolali membangun sarana dan prasarana air bersih. Proyek yang dilaksanakan dalam rangka Hari Kesehatan tersebut dibiayai dengan program CSR senilai Rp 75 juta.

Rencananya, proyek itu diperuntukkan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Wonosegoro dan Kemusu. Pihaknya juga menjalin koordinasi dengan Disperindagsar serta Dinas Koperasi dan UKM untuk menggulirkan CSR bagi pelaku UMKM.

“Saat ini masih tahap pendataan. Sasarannya adalah UMKM yang belum bisa dilayani kredit bank. Diharapkan, nantinya bisa tumbuh cluster- cluster produk unggulan,” katanya.

Dana CSR diberikan kepada Pemkab Boyolali mengingat kerjasama dan hubungan yang dijalin harmonis selama ini. Tak hanya dengan Pemkab Boyolali, namun juga dengan seluruh masyarakat setempat. Hal itu ditunjukkan dengan kinerja Bank Jateng yang terus tumbuh berkembang dengan baik. Total asset bruto hingga akhir tahun 2011 mencapai Rp 603,98 miliar.

Sedangkan kredit yang disalurkan kepada masyarakat Boyolali sebesar Rp 431,45 miliarkepada 9.196 nasabah. Dana masyarakat yang terhimpun mencapai Rp 344,1 miliar dan laba Rp 31,8 miliar.

Rata- rata pertumbuhan kredit dalam 5 tahun terakhir sebesar  17 persen. Disamping pelayanan konvensional,lanjut Antoni, Bank Jateng Boyolali juga menyediakan jasa pelayanan syariah seperti, Siskohat, dana talangan haji. Selain itu juga pelayanan lain seperti, Western Union, pembayaran rekening listrik, telepon, PDAM.

“Jaringan ATM dapat diakses langsung di Boyolali maupun ATM Bersama di seluruh Indonesia,” lanjutnya.

Kepala Dinas Kesehatan Boyolali, dokter Syamsudin menyambut positif kerjasama tersebut. Bantuan CSR akan dimanfaatkan untuk proyek pembangunan jamban keluarga. “Kami berharap kerjasama seperti ini akan terus berkembang nantinya.” – sry