Asyiknya Menjajal Karimun Wagon R…

DSC_0141- JOJO, Solo –  Low Cost Green Car (LCGC), mobil murah yang ramah lingkungan ini setelah dicanangkan dan di rekomendasi  ijin oleh pemerintah pusat, segenap produsen gebrak pasar dengan meluncurkan produknya yang berlatar belakang ramah lingkungan. Suzuki mobilpun merespons positif dengan memberikan nuansa segar untuk kelas ini.

Terinspirasi kesuksesan dimasanya Suzuki mengeluarkan Karimun Wagon R, varian  yang  tidak asing  lagi bagi konsumen lokal, karena pada tahun  2000 bodi mobil kotak begitu kondang di city car Indonesia. Adanya momen LCGC, Suzuki mengganggap tepat me­ngembalikan Wagon R ke tanah air.

JO bersama wartawan elektronik dan cetak di Kota Bengawan pun berkesempatan untuk mencoba menjajal keandalan Karimun Wagon R. Test Drive dengan rute Solo – Karanganyar menjadi media mengenal lebih dekat LCGC dari Suzuki.

Gambar 3
Gambar 3

Mobil minimalis dan  kompak langsung menyapa, performa  Suzuki Karimun Wagon R GX  warna hijau. Headlamp dengan aksen berbeda dibanding varian sebelumnya begitu menarik perhatian, dipermanis dengan Blue Eyes pada bagian atas lampu depan di kedua sisinya.

Begitu duduk di ruang kemudi terasa begitu lapang dan lega, tak seperti tampak diluar yang mungil dan minimalis. Sudut pandang yang lebar saat menstart unit ini semakin membuat nyaman tester. Andal masih melekat pada Wagon R ini, dimana posisi kokpit mampu mengakomodasi secara optimal kondisi tester. Termasuk kelapangan baris penumpang yang masih muat dijejali dengan tiga penumpang.

Tidak sabar ingin segera men-starter engine untuk merasakan performa. Instrumen di dasbor langsung menyapa memberikan sejumlah informasi seperti tachometer, speedometer, fuel indicator, immobilizer indocator dan gear shift indicator.

Fitur terakhir, gear shift indicator cukup memberikan info berharga bagi driver. Dimana, indikator ini menginformasi saat yang tepat untuk mengoper per­seneling gigi naik maupun turun untuk kehematan bahan bakar.

Gambar 4
Gambar 4

Suzuki Karimun Wagon R  pun masih didukung dengan mesin K10B. Yang mana mesin ini masih menjadi andalan mengusung city car berbobot total 885 kg ini. Mesin K10B mampu menyemburkan tenaga 68 dk/6.200 rpm dan torsi 90 Nm/3.500 rpm, terasa kian gesit dan bertenaga saat menanjak maupun berbelok.

Saat melaju, perpindahan per­sneling gigi cukup mudah di­operasikan. Tester mencoba geber dengan kecepatan 80-100 km/jam, karena memang kondisi tertentu mampu untuk melakukan itu, kestabilan kian mantap, tarikan nyaris tanpa sendatan kala kondisi jalan datar maupun naik dan turunan, saat tekan pedal gas pun langsung melesat, tanpa ada jeda.

Mesin terasa halus saat oper gigi, hentakan lembut nyaris tanpa terasa, getaran yang dirasakan kru tak signifikan mempengaruhi konsentrasi yang dirasakan. Termasuk saat melintas di jalan yang berlubang. Suspensi Karimun Wagon R mampu meredam bobot 885 kg. Suspensi empuk begitu terasa di dalam kabin, meski suspensi belakang agak keras. Toh secara keseluruhan suspensi terasa empuk.

DSC_0168- JODengan  Karimun Wagon R. ini Suzuki kian percaya diri. Setidaknya Suzuki telah mempersiapkannya secara matang untuk produk ini. Pertimbangan spesifikasi dan interior lapang, Wa­gon R menjadi penyumpang bagi penjualan bran otomotif ini kedepan. Silakan test drive dan Karimun Wagon R. Lebih dari Cukup….  – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *