Lengah, Dua Pengendara Motor Tewas

KOndisi dua wanita pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya, masih tergeletak di bawah truk Fuso pengangkut kayu di lokasi kejadian, Senin (6/10). (Foto: Zaenal Huda)
KOndisi dua wanita pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya, masih tergeletak di bawah truk Fuso pengangkut kayu di lokasi kejadian, Senin (6/10). (Foto: Zaenal Huda)

JO, Boyolali – Diduga kurang hati-hati dalam mengendarai sepeda motor, dua orang perempuan pengendara sepeda motor berboncengan, akhirnya harus meregang nyawa tewas seketika lantaran terlindas dan terseret truk hingga sekitar 10 meter di Jalan Solo-Semarang, persisnya sekitar 300 meter barat pertigaan Bangak, Senin (6/10) sekitar pukul 13.30.

Sejumlah saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan, kecelakaan terjadi saat dua korban tengah melaju berboncengan mengendarai motor Yamaha Mio AD-4502-GO, dari arah barat menuju ke timur menuju Kartasura. Dari arah yang sama, di sisi kanan korban melaju sebuah truk AD-1344-HF yang dikemudikan Yusuf, warga Nogosari. Sementara di tepi jalan, tak jauh di depan korban, berhenti truk Fuso yang dikemudikan Sofian (68), warga Drono, Klaten.

“Saat hendak melewati truk yang sedang berhenti, sepeda motor yang dikendarai korban mendadak oleng hingga terjatuh ke kanan tepat di depan truk yang sedang melaju tersebut. Karuan saja, tabrakan pun tak dapat dihindar, korban terseret dan terlindas roda belakang hingga mereka meninggal secara tragis di lokasi kejadian,” jelas Sumino saksi di lokasi kejadian.

Sopir truk Fuso Yusuf mengatakan, dirinya sama sekali tidak menduga, saat mengemudikan truknya, mendadak sepeda motor di depannya oleng. Dia mengatakan penyebab jatuhnya motor itu karena terkena tali dari truk Fuso yang dikemudikan Sofian.

“Dari truk yang berhenti saya seperti melihat ada yang lempar tali, kemungkinan mengenai korban dan membuatnya jatuh. Saya jelas tidak menduganya, karena tiba-tiba nyusup ke bawah truk saya,” tutur Yusuf, yang mengaku tengah perjalanan pulang ke Nogosari usai mengantar muatan kayu.

Hanya saja, keterangan tersebut dibantah Sofian, yang mengaku hanya berhenti untuk buang air kecil dan tidak tengah mengikat muatan dengan tali. Karena merasa tidak terlibat kejadian itu, dengan tenang dia beranjak melanjutkan perjalanan. Demikian halnya saat dirinya dihentikan polisi, dia pun menurut digelandang ke lokasi kejadian untuk dimintai keterangan.

Petugas Satlantas Polres Boyolali pun selain melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan, juga mengatur lalu lintas supaya kembali lancar. Sedangkan kedua korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk keperluan visum. Hingga saat ini identitas kedua korban belum diketahui. – uda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *