Kios Akan Dijual Pemkab, Jika Tak Ditempati

JO, Sukoharjo – Tidak ada kata kompromi lagi bagi pedagang Pasar Ir Soekarno, pasalnya Pemkab Sukoharjo tetap akan mengambil alih kios bila pedagang tidak mau menempatinya. Pedagang hanya diberi waktu hingga 2 minggu saja untuk berjualan didalam kios.

“Kami berikan waktu sampai dua minggu ke depan, jika tidak ditempati pemerintah akan mengambil alih hak penempatan dan akan segera dilelang, karena di luar yang ngantri juga sudah banyak,” tegas Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, didepan pedagang pasar, Selasa (7/4/2015).

Bupati mengatakan waktu tersebut atau 23 April mendatang merupakan batas waktu terakhir yang diperikan pemkab Sukoharjo. Tidak ada kompromi lagi.

“Kalau dia tidak terima suruh gugat. Pedagang mau gugat silakan, Pemkab siap menghadapi gugatan pedagang. Memang jamannya lagi suka gugat menggugat,” tandas Wardoyo Wijaya.

Pernyataan Bupati Sukoharjo tersebut sangat disayangkan oleh semua pedagang. Pedagang menganggap hal tersebut bukan solusi untuk membuat pasar Soekarno menjadi “hidup”.

Ketua HPP Ir Soekarno, Wiwit Sumbarwoko, menyampaikan kekecewaannya dengan putusan tersebut.

“Terus terang kami kecewa (dengan keputusan pencabutan izin kepemilikan los kios). Sebaiknya Pemkab Sukoharjo tidak gegabah untuk mengambil alih los kios milik pedagang yang belum ditempati pedagang. Pemkab Sukoharjo harus melakukan pendekatan dengan pedagang terlebih dulu. ” kata Wiwit Sumbarwoko.

Hal senada disampaikan Wiwoho, salah satu pedagang pasar. Ia menyayangkan arogansi pemerintah yang dinilainya bukan sebagai solusi.

“Kami berharap adanya upaya pemerintah untuk mengadakan event agar pasar jadi ramai, atau mungkin dengan melakukan promosi lainnya, sehingga kami juga bisa berjualan dengan lancar,” tandas Wiwoho. – jia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *