Sidang Lapangan Pasar Soekarno Ricuh

Tiang pasar yang Ir Sukarno yang di rusak

JO, Sukoharjo – Sidang lapangan kasus pasar Soekarno, Senin (6/4) kemarin diwarnai keributan. Bukan antara hakim, jaksa dan pengacara, namun keributan yang terjadi antara pedagang dengan pegawai pasar.

Bermula dari adu mulut yang terjadi antara seorang pedagang berinisial Jumadi dengan seorang staf pasar Guntur. Jika tidak dipisah pedagang yang lain bisa jadi akan menjadi perkelahian fisik. Karena Jumadi yang terlihat sudah geram mencengkeram krah bagu Guntur.

Hal tersebut dipicu oleh tudingan Guntur yang menuduh rusaknya tiang atau kolom pasar akibat sengaja dirusak oleh pedagang.

Guntur mengatakan, setelah merusak kolom tiang, ada tiga orang pelaku yang masuk kedalam pasar dan berhenti di los daging ayam.

“Njalukmu opo (Kamu maunya apa) Wis titenono aku ngerti wonge sopo,” kata Guntur kepada pedagang yang langsung disusul saling dorong antara kedua pihak yang terlihat emosi. Pedagang pasar versus staf pasar dibantu petugas keamanan. Namun akhirnya pedagang lain berhasil melerai

“Staf pasar itu menuduh pedagang merusak kolom tiang gedung. Padahal sudah dijelaskan berkali-kali tapi tetap aja nekat ramai,” kata Jumadi.

Sementara itu sebelumnya berlangsung mulai jam 10.00, dipimpin hakim ketua M. Kusnan SH, diikuti jaksa penuntut umum, pengacara bupati YB Irpan SH, kuasa hukum penggugat Totok Dwiantara SH, Kepala Disperindag Bambang Haryanto dan sejumlah pedagang.

Sidang hanya berlangsung 10 menit saja, hakim ketua hanya minta penjelasan pada kepala Disperindag soal proses penyelesaian pasar. Setelah itu rombongan meninggalkan pasar. – jia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *