Reformasi Pengaruhi Ekspansi Politik

JO, Sukoharjo – Reformasi tidak hanya menjadi regulasi munculnya reformasi hukum dan ekonomi saja, melainkan juga diikuti munculnya reformasi politik. Dan terjadi sejumlah ekspansi-ekspansi gelombang politik internasional, baik itu dari barat maupun dari timur tengah.

Tak pelak faham liberalisme dan fundamentalisme bergulir bersama dalam pertumbuhan reformasi di Indonesia. Bertarung untuk merebut simpatisan masyarakat yang benar-benar haus akan perubahan dari kondisi stagnan yang pernah disajikan rezim orde baru.

Sementara, gelombang ekspansi aliran fundamentalis berkembang luas dalam pemikiran masyarakat, terlebih didunia pendidikan. Pergerakan mahasiswa pun mengalami penetrasi ideologi trans nasional yang berujung pada kelompok fundamental.

“Dampaknya kita melihat adanya pemunculan kembali wacana piagam Jakarta sebagai sebuah lintasan sejarah dibentuknya pancasila yang pernah menggunakan redaksi “wajib menjalankan syariat bagi pemeluk agama Islam,” papar Ahmad Safari, Ketua Lembaga Al Birru, disela persiapan Diskusi Publik dalam rangka “Menjaga Nasionalisme Ditengah Upaya Penegakan Khilafah Islamiyah Di Indonesia”

Diskusi Publik rencana pelaksanaanya pada Rabu, 22 April 2015, Jam 12.00 WIB – selesai di RM. Embun Pagi – Bendosari, Sukoharjo

Menghadirkan narasumber anatara lain Drs. H. Abdullah Faishol, M. Hum – Katib Syuriah PCNU Sukoharjo, sekaligus Direktur Aswaja Institute. Ustadz Sholahuddin Sirizar, Lc. MA – Direktur Ponpes Imam Syuhodo Sukoharjo, dan Dr. Muththohharun Jinan, MA – Direktur Ponpes Muhammadiyah Nuriyah Shabran Sukoharjo.

Setidaknya akan dihadiri seratusan peserta dari Perwakilan Ormas Islam, Perwakilan Ormas Kepemudaan, Perwakilan Mahasiswa dan Pelajar, Perwakilan Mahasantri dan Santri serta Media. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *