Barongan Blora Jadi Daya Tarik Jawa Tengah

JO, Jogja – Kegiatan bertajuk ASEAN Muslim Students Summit & Masterpiece of ASEAN Culture diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengangkat tema “Promotion ASEAN Muslim Students Role in Preserving The Way of ASEAN Community”. Dengan serangkaian acara yang digelar selama dua hari 18-19 Mei 2015.

Pada hari pertama Seminar Internasional dan Stand Budaya yang diikuti 21 Budaya Indonesia serta 9 Negara ASEAN. Malam puncak acara 19 Mei 2015 digelar penampilan seni budaya bertempat di Plaza Bintang UMY, dihadiri ribuan penonton.

Menampilkan seni budaya dari beberapa daerah, antara lain Angklung Jawa Barat, Tari Saman SEA, Ted and Friend Thailand & Filipina, Tari Zapin Jelo Tang’I Kepulauan Riau, Tari Indang Sumatra Barat, Lenong Demplon Jakarta, Tari Dana Dana Cacha Gorontalo dan Barong Blora mewakili IKPM Jawa Tengah yang dipentaskan Keluarga Mahasiswa Blora (KAMABA) Yogyakarta.

IMG_20150518_172131Barong Blora yang dipentaskan oleh Kelurga Mahasiswa Blora (KAMABA) Yogyakarta tampil memukau penonton. Tampil dipertengahan acara pukul 22.40 setelah penampilan angklung Jawa Barat. Barong Blora berhasil menyita perhatian penonton, berdurasi sekitar 16 menit dengan konsep sedikit berbeda dari biasanya.

“Kami tidak menyangka respon penonton sangat luar biasa, latihan selama lima hari terbilang sangat singkat telah terbayar setelah riuh tepuk tangan penonton bersahut-sahutan,”  kata Septiana, salah satu pemain jaranan.

Ade pengunjung kewarganegaraan Thailand saat mengunjungi stand-stand budaya mengaku penasaran dengan stand IKPM Jateng, Barongan Blora yang dijadikan maskot stand ternyata yang membuat Ia penasaran.

“Saya penasaran dengan kepala singa (Barongan) ini,” katanya, sembari meminta foto bersama barongan, beserta teman-temannya dari beberapa daerah seperti Aceh, Sumatera Selatan, Filipina dan Myanmar.

Ketua Umum IKPM Jateng melalui Bidang Kebudayaan yakni Rahmat Basuki mengungkapkan bahwa Barongan Blora memiliki potensi besar di kancah nasional bahkan internasional.

“Barongan Blora memiliki nilai plus, buktinya banyak sanggar berdiri di Blora. Bahkan, di luar daerah pun telah mendarah daging. Seperti yang dipentaskan sedulur-sedulur KAMABA Yogyakarta ini,” terangnya.

“Visit Jateng yang digencarkan Pemprov selama ini diharapkan semakin dikenal para pelancong ASEAN. Dengan begitu, dapat meningkatkan devisa dari sektor pariwisata, budaya dan produk daerah, termasuk Barongan Blora.” tandas Basuki. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *