BMII Gelar Srawung Mahasiswa Soloraya

JO, Solo – Masih rendahnya apresiasi kalangan pemuda terhadap nilai-nilai perjuangan dan keteladanan tokoh pejuang perlu direvitalisasi untuk menanamkam rasa nasionalisme dan heroisme dikalangan masyarakat khususnya kalangan pemuda dan mahasiswa.

Pembangunan mental spiritual dan karakter bangsa selama ini disepelekan dianggap tidak memberi dampak ekonomi dan kesejahteraan secara langsung. Padahal sektor non fisik khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia yang berbasis karakter bangsa, jati diri bangsa dan akar budaya seharusnya pertama kali dibangun sebelum fisik sehingga masyarakat mengerti terhadap makna pembangunan.

Ketua Barisan Mahasiswa Independen Indonesia (BMII), Mohammad Zainuddin mengatakan api semangat kebangkitan nasional yang dipatrikan Budi Utomo selayaknya diwarisi kendati dalam implementasi yang berbeda namun tetap dalam bingkai persatuan kesatuan bangsa dibawah falsafah Pancasila dan UUD 45 sebagai upaya.

“Tanda-tandan menurunnya pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa yang mengandung prilaku karakter bangsa yakni sikap rela berkorban, disiplin, semangat kepahlawanan dan rasa bela bangsa dan tanah air yang ditempatkan diatas segala-galanya, hendaknya jangan sampai mencapai titik nadir kritis dan terlambat ditolong,” terang Zainuddin, dtengah persiapan acara tersebut. Selasa (26/5/2015)

Semangat untuk mampu dan bisa terjadinya perubahan sikap perilaku, merupakan modal sosial yang harus dimiliki. Disamping rasa kepekaan sosial, nurani, menjadi panutan dan contoh baik, juga ikut andil dalam upaya mencapai kesejahteraan untuk masyarakat.

Penyelenggaraan kegiatan bertajuk Srawung Mahasiswa ini dalam rangka Memperingati Hari Kebangkitan Nasional serta berupaya melakukan revitalisasi Gerakan Pemuda dan Mahasiswa dalam mempersiapkan diri memberikan sumbangsih kepada bangsa serta negara.

“Memberikan dorongan yang kuat kepada pemuda dan mahasiswa guna menumbuhkembangkan Semangat Generasi Muda Untuk Kemajuan NKRI,” tambah Zaenudin.

Srawung Mahasiswa Soloraya ini rencananya digelar di Grha Soloraya Komplek Bakorwil Surakarta Jl. Slamet Riyadi No. 1 Pasar Kliwon Surakarta. Kamis (28/5/2015), mulai 12.00 – 16.00 wib.

Menghadirkan narasumber Drs. Sugiaryo, SH, M.Pd, MH – Ketua PGRI Kota Surakarta dan H. Ahmad Hafidz, M. Ag – Dosen Syariah IAIN Surakarta, Yang dimoderatori Drs. Rusharjanto Ketua Forum Kebangsaan Surakarta (Forsa). – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *