PNM Beri Pelatihan 400 Mitra Binaan

JO, Solo  – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) secara berkelanjutan dan berkesinambungan memberdayakan pelaku Usaha Mikro, dan Kecil (UMK) melalui program-program pembiayaan dan pembinaan. Melalui cabang Solo, melaksanakan pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) bersama dengan 400 mitra binaan PNM di Hotel Novotel Solo, Senin (15/6/2015).

Peserta pelatihan selama satu hari tersebut diikuti dari empat wilayah klaster cabang selain  Solo ada  Sukoharjo, Klaten dan Wonogiri. Peserta yang hadir pun berasal dari berbagai macam latar belakang usaha dengan mengangkat tema “Modal spiritual dalam Menjalankan Bisnis untuk Meraih Kesuksesan, Keberkahan & Kebahagiaan Dunia Akherat”.

Pimpinan PNM Cabang Solo, Haryono mengatakan, bahwa konsep pendampingan dan pelatihan seperti ini sangat diperlukan bagi pelaku UMK, karena dapat menjembatani untuk bertukar pikiran serta meluaskan jaringan antar pelaku UMK.

“Pelatihan ini merupakan pelatihan yang ketiga kalinya diadakan oleh cabang Solo dari rencana lima kali pelatihan pada tahun 2015 ini,” papar Haryono.

Pelatihan ini, tambah Haryono, merupakan salah satu yang terbesar dari total peserta yang mengikutinya. Antusiasme peserta pada pelatihan sebelumnya menjadi pemacu   untuk lebih menggiatkan pemberdayaan UMK.

“Setelah mengikuti pelatihan diharapkan para peserta akan lebih terbuka wawasannya dalam melihat berbagai peluang baru serta kiat-kiat untuk mengembangkan usahanya.” terangnya.

Sementara Executive Vice President PNM, Arief Mulyadi menjelaskan, pada pelatihan tersebut pula nasabah akan dibimbing dan diberi pelatihan serta motivasi dalam memulai bisnis berlandaskan kearifan lokal dan juga agama. Kedua hal ini harus seimbang dan berjalan beriringan untuk menuju masyarakat yang madani.

Produk hasil UMK binaan PT PNM di pajang di acara pelatihan di Novotel Hotel. Senin (15/6/2015)
Produk hasil UMK binaan PT PNM di pajang di acara pelatihan di Novotel Hotel. Senin (15/6/2015)

“Pengusaha mikro dan kecil merupakan tulang punggung ekonomi nasional, PNM senantiasa berupaya untuk membantu mereka guna meningkatkan kapasitas usaha bisnisnya dengan melakukan pendampingan usaha. PNM juga selalu menyertai pembiayaannya (financial assistance) dengan pembinaan (technical assistance) antara lain berupa pelatihan, konsultasi, dan pendampingan,” jelasnya.

Sebagai catatan tambahan, Haryono menyampaikan kinerja pembiayaan cabang Solo. Hingga akhir Mei 2015 cabang Solo berhasil mencatatkan outstanding pembiayaan sebesar Rp 185,2 miliar atau meningkat 24% dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 149,3 miliar. Jumlah nasabah penerima manfaat pun meningkat sebesar 14,9% dari 2.850 nasabah pada Mei 2014 bertambah menajdi 3.275 nasabah Mei 2015.

Bersamaan waktunya PNM Cabang Solo secara konsisten mewujudkan secara nyata tanggung jawab sosial perusahaan melalui kegiatan khitanan massal bersama 25 anak-anak di lingkungan sekitar perusahaan yang dilaksanakan pagi ini sebelum pelaksanaan PKU. Kegiatan sosial ini merupakan hasil kerjasama dengan PKU Muhammadiyah Surakarta. Menyambut bulan suci Ramadhan dan masih dalam perayaan hari ulang tahun PNM yang ke-16, PNM ingin berbagi bersama masyarakat sekitar melalui partisipasi sosial bagi mereka yang belum mampu. – ian 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *