Dipantau, 3 Kecamatan Sukoharjo Rawan Kekeringan

JO, Sukohaharjo – Masuk musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo mulai memantau 3 kecamatan yang terdampak kekeringan cukup parah dibanding lainya, yakni kecamatan Weru, Tawangsari dan Bulu.

Tidak hanya bencana kekeringan namun bahaya kebakaran hutan maupun bangunan juga menjadi poin kewaspadaan BPBD.

“Masuk musim kemarau ini BPBD terus memantau sejumlah wilayah rawan kekeringan, baik terancam krisis air bersih maupun ancaman bahaya kebakaran. Untuk kekeringan ada di wilayah selatan Sukoharjo sedangkan ancaman bahaya kebakaran di pemukiman dan pabrik-pabrik.” Ungkap Suprapto, Kepala BPBD Sukoharjo, kemarin.

Selain BPBD, PDAM Tirta Makmur Sukoharjo juga siap dengan tugasnya mengirim bantuan air bersih atau dropping air di wilayah Sukoharjo bagian selatan selama musim kemarau ini.

Biasanya, masyarakat yang berdomisili di wilayah Sukoharjo bagian selatan kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau. Kondisi geografis di wilayah Sukoharjo bagian selatan cukup gersang. Mereka terpaksa meminta pasokan air bersih dari instansi terkait saat puncak musim kemarau.” Kata Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Makmur Sukoharjo, Slamet Sanyoto.

Diperkirakan puncak musim kemarau terjadi pada Agustus-Oktober mendatang, namun tidak menutup kemungkinan PDAM siap melayani permintaan bantuan air bersih mulai bulan Juni-Juli mendatang.

“Hingga sekarang belum ada laporan dari masyarakat terkait pemintaan pengiriman air bersih. Beberapa mata air di wilayah Kecamatan Selogiri, Wonogiri yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Weru dan Kecamatan Bulu belum kering. Masih bisa memenuhi kebutuhan warga,”imbuhnya.

Slamet menjelaskan mekanisme pengiriman bantuan air bersih selama musim kemarau. Masyarakat bisa melapor ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo terkait permintaan air bersih. Laporan itu akan diteruskan kepada Bupati Sukoharjo yang dilanjutkan kepada PDAM Tirta Makmur Sukoharjo. Pengiriman bantuan air bersih tidak dipungut biaya seperserpun alias gratis. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *