Kisruh Tower Sekip, Warga Surati Walikota

JO, Solo – Protes warga atas keberadaan tower terjadi di Kota Bengawan. berlanjut, warga RT 04 RW 08 Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari memprotes keberadaan tower diwilayahnya tersebut.

Setelah melakukan rapat dan pertemuan warga yang telah membentuk tim perwakilan untuk permasalahan tersebut, rencananya warga akan mengirim surat kepada Walikota dan ditembuskan ke DPRD.

Dalam surat itu warga menyampaikan keberadaan tower di RT 04 RW 08 menimbukan rasa khawatir warga yang tinggal di sekitar tower. Dalam jangka panjang, warga juga khawatir adanya tower bakal menimbulkan kebisingan saat mati lampu dan gangguan kesehatan bagi warga sekitar tower.

Ketua RW 04, Darwanto mengatakan tower yang ditolak warga tersebut telah berdiri di wilayahnya 11 tahun ini. Meskipun, demikian pihaknya tidak mengetahui siapa pemilik tower itu.

sekipASebelumnya, pemilik tower hanya melakukan komunikasi dengan pemilik lahan. Bahkan sempat beberapa waktu lalu memberikan bantuan dengan pengisian kas dengan jumlah tertentu ke pertemuan warga.

“Malah sempat menimbulkan tanda tanya warga, kenapa ada sumbangan dari pemilik lahan untuk kas PKK sejumlah 2 juta rupiah, dan akhirnya kami tolak,” terang Darwanto. Minggu (15/11/2015)

Keberatan warga terhadap keberadaan tower lantaran dua bulan lalu, ada pihak yang mengaku dari perwakilan pemilik tower yang menyatakan perpanjangan tak perlu mendapat izin warga.

“Sejak setahun lalu hingga saat ini tidak lagi ada keterangan,” ujar Hono, perwakilan warga setempat.

Terlebih akhir-akhir ini, kasak-kusuk warga antara penerima kompensasi dan yang tidak semakin meresahkan. Oleh karena itu, tambah Honio, warga meminta Walikota meninjau kembali terkait perizinan tower serta menutup dan membongkar bangunan tower tersebut. – ian 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *