BMII: Ikrar Sukses Damai Pilkada Sukoharjo

JO, Sukoharjo – Pilkada serentak yang bakal digelar tanggal 9 Desember mendatang, dinilai beberapa banyak kalangan akan terjadi rawan gesekan, antar beragam kepentingan. Sedangkan, dinamika perpolitikan di Indonesia seolah tiada hentinya, belum lepas dari ingatan kita, bagaimana hingar bingar Pemilihan Presiden 2014 yang cukup menguras waktu, pikiran dan tenaga.

Ketenangan dan toleransi rakyat Indonesia benar-benar diuji, seharusnya sudah tenang dan lega setelah pasca penetapan Pemilu Presiden kemarin, itu yang menjadi harapan kita semua. Akan tetapi dunia perpolitikan Indonesia kembali “terguncang” dengan permainan politik yang diperankan oleh anggota dewan ataupun elit elite politik di negeri ini.

Pembahasan Rancangan Undang Undang (RUU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang saat ini sementara digodok di DPR RI menjadi polemik yang membumbuhi perjalanan politik Indonesia pasca pilpres. Opsi Pilkada secara langsung dan Pilkada diserahkan ke DPRD menjadi perbincangan hangat, yang melibatkan hampir semua elemen masyarakat. Pro dan kontra terhadap kedua opsi tersebut.

Sementara itu, pilkada secara langsung akan memberikan hak penuh kepada rakyat untuk menentukan siapa yang berhak memimpin mereka, selama periode pemberlakuan pemilihan langsung yang kurang lebih sudah berjalan 10 tahun terakhir, telah banyak yang memberikan pembelajaran buat kita semua. Apalagi dengan adanya Pemilihan

Kepala Daerah yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 Desember 2015 diseluruh Indonesia merupakan agenda nasional era pemerintahan Joko Widodo, Pilkada serentak diharapkan dapat memberikan solusi efektifitas dan efisiensi penyelenggara pemilu dan anggaran.

Mengantisipasi gesekan dan meminimalisir terjadinya hal tak diinginkan Barisan Mahasiswa Independen Indonesia (BMII), menggelar Dialog Publik dan Ikrar Sukses dan Damai Pilkada Sukoharjo. Pelaksanaan kegiatan Kamis, 26 Nopember 2015, Jam 12.00 – selesai, tempat di Meeting Room RM. 3M – Jl. Solo Baru – Baki Depan RS dr Oen Solobaru

Menghadirkan narasumber antara lain Khonsum Nur Arif, S.Ag (Pembina GP Ansor PC Sukoharjo) – “Peran Dan Tanggung Jawab Umat Islam Dalam kepemimpinan Bangsa”, Pdt Novembri Choeldahono , MA (Gembala GKJ Dagen Palur Sukoharjo) – “Mewujudkan Ajaran Kasih Yesus Kristus Dalam Kepemimpinan”, Joko Ngadimin, S. Sn – (Budayawan Sukoharjo – Ketua Sanggar Sekar Jagad) – “Pemimpin Dan Kepemimpinan Dalam Perspektif Budaya Jawa” – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *