Waspadai Hasil Pengadilan Rakyat Internasional

JO, Sukoharjo – Lembaga Al Birru yang beralamat di Jl. Diponegoro 45 RT 02/V Gatak Madegondo Grogol Sukoharjo, berencana menyelenggarakan kegiatan Diskusi Publik Interaktif bertema “Membangun Kesadaran Kolektif Membendung Paham Komunis” sebagai Wujud Antisipasi serta Mewaspadai Hasil Tuntutan Pengadilan Rakyat Internasional. di Auditorium Lantai 2 RM Padang Embun Pagi Jl. Jenderal Sudirman Sukoharjo. Senin (7/12/2015) mendatang.

Maksud dan tujuan kegiatan tersebut untuk membangun kesadaran kolektif di kalangan masyarakat Soloraya bahwa komunisme masih menjadi ancaman nyata yang harus diwaspadai dan diantisipasi.

Seperti di ungkapkan Ahmad Safari, Ketua Lembaga Al Birru, kegiatan juga bertujuan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat supaya berperan aktif membangun jejaring pengaman ideologi sehingga dapat mempersempit ruang gerak kegiatan kelompok kiri dan jaringannya di wilayah.

“Terbangunnya kesadaran kolektif di kalangan masyarakat Soloraya bahwa komunisme masih menjadi ancaman nyata yang harus diwaspadai dan diantisipasi,” terang Safari, saat ditemui dikantornya. Kamis (3/12/2015)

Terciptanya pemberdayaan masyarakat supaya berperan aktif membangun jejaring pengaman ideologi sehingga dapat mempersempit ruang gerak kegiatan kelompok kiri dan jaringannya di wilayah.

Diskusi interaktif rencananya menghadirkan narasumber yang kompeten dari kalangan Ormas keagamaan, akademisi dan mahasiswa yang kegiatannya dipublikasikan melalui surat kabar dan media online, targetnya wilayah jangkauan kegiatan diseluruh kecamatan di Soloraya

Dr. Yadi Purwanto, MM (Ketua Barisan Aktifis Bela Negara), akan berbicara dari perspektif sinergitas seluruh anak bangsa untuk memutus mata rantai jaringan komunisme, Ustadz Khairul RS (Ketua Garda Pembela Islam Jateng) akan berbicara dari perspektif nasionalisme umat Islam dalam mempertahankan NKRI, Drs. Supariadi M.Hum (Dosen Fakultas Sejarah Universitas Sebelas Maret – Surakarta), akan berbicara dari perspektif sejarah dan gerakan komunisme di Indonesia, Dansat Menwa Universitas Muhammadiyah Surakarta, berbicara dari perspektif peran bela negara mahasiswa dalam membendung jaringan komunisme. Moderator Abednego Utomo Prasetyo (Pegiat Lintas Kultural) – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *