Kopral Partika Subagya & Batik Madrim

JO, Solo – Kesenian ketoprak mulai terpinggirkan. Untuk nguri-nguri dan melestarikannya, tidak cukup beretorika semata. Namun harus diwujud dalam tindakan. Untuk membuktikan hal itu, tokoh masyarakat Solo terpanggil ikut cawe-cawe agar pentas ketoprak di kota Solo kembali bergairah dan dibanjiri penonton.

Tokoh masyarakat dari beragam latar belakang profesi berkumpul jadi satu. Sepakat untuk pentas satu panggung tanpa dibayar, Sabtu (12/12), pukul 20.30, di Gedung Kesenian Balekambang. Mereka akan adu akting dengan pemain ketoprak profesional sungguhan yang tergabung dalam Ketoprak Seniman Muda Surakarta (KSMS) yang digawangi oleh Tatak Prihantoro, angkat lakon “ Madrim Sayembara “.

Public figure yang akan tampil diantara Kopral Partika Subagyo, yang namanya sangat populer di masyarakat berkat aksinya yang heroik, sehingga beberapa kali masuk Museum Muri, tampil sebagai Batik Madrim. Pak Kopral tidak tampil sendiri, juga akan diikuti atlet binaraga, Agus Rambo Cs.

Anggota DPRD Surakarta, YF Soekasno, juga akan turut meramaikan, tampil sebagai Resi Manik Sutro, bapak angkat Batik Madrim. Sedangkan Presiden Aeng-Aeng, Mayor Haristanto, mendapat casting raja sewu negoro, bersama Ginanjar Rahmawan (STIE Surakarta), Drs. Kusdiyanto, MPd (Wakil Dekan FKIP Unisri), Drs. Suharno, MM, Akuntan (Amalia Consulting), Isra Harly Wahjudin, SE, MM (Pengusaha), Agung Negara (Pegawai Kantor Pajak). Kesemuanya telah menyatakan kesiapannya melawan Kopral Partika Subagyo.

Lakon Batik Madrim Sayemboro, bagian dari serial Anglingdarmo. Cerita rakyat ini sangat populer di tengah masyarakat. Naskah ditulis, Drs.Suharno, MM, Akuntan, disutradarai pemain senior KSMS, Eko Sutarno.

Nukilan cerita sebagai berikut: Prabu Anglingdarma, raja Malawapati, belum memiliki prameswari, ingin memasukki sayembara di padepokan Nguntoro Segoro, di mana Resi Manik Sutro memiliki anak gadis yang sangat cantik bernama Setyowati. Karena kecantikkannya para raja sewu negoro melamar. Batik Madrim selaku kakak angkat, membuat sayembara, barang siapa yang bisa mengalahkan dirinya, dipersilahkan mempersunting dan memboyong Setyowati.

Sie Humas KSMS, Suharno menceritakan, bahwa Batik Madrim terkenal sebagai pemuda cerdas, tampan dengan kesaktian yang luar biasa. Di arena yang disediakan, raja sewu negara, satu persatu ditumbangkan. Dalam pentas nanti, Kopral Partika Subagya, berjanji membuat banyak kejutan saat adu laga. Apa saja kejutannya ? masih dirahasiakan.

Eko Sutarno, selaku sutradara, mengatakan pentas kali ini, digarap khusus, didukung 60 seniman-seniwati KSMS. Disajikan ringan, segar dan full humor, dengan tampilnya pelawak Bogang Cs, agar penonton betah menyaksikan sampai akhir pertunjukan. – rno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *