Penegakan Perda Lemah ?

Wahana Permainan Sekaten di Benteng Vastenberg Masih Bercokol 

JO, Solo – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo belum juga memindahkan wahana permainan Sekaten di halaman Benteng Vastenburg. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) hingga kini belum menerima instruksi lanjutan terkait tindakan pemindahan wahana tersebut yang berada diarea cagar budaya.

Kepala Satpol PP, Sutarjo, saat dihubungi melalui handphonenya, menyatakan dirinya belum bisa menindak lanjuti rencana pemindahan dari area tersebut, pasalnya hingga kini belum ada instruksi lebih lanjut dari Pjs Walikota Solo.

“Kami belum bisa bertindak lebih lanjut, karena masih menunggu hasil koordinasi dengan dinas terkait dengan Pj Walikota, yang belum terlaksana karena sesuatu hal,” jelas Sutarjo. Senin (21/12/2015).

sekaten SSoloHingga kini Pemkot Solo belum juga memindahan wahana permainan yang sejak awal dilarang berdiri di bangunan cagar budaya Benteng Vastenberg. Masih ada wahana permainan yang berdiri tegak seperti tong setan, komedi putar, bianglala, kereta mini kelinci, rumah hantu dan beberapa wahana permainan lainnya.

Selain itu suasana di Benteng Vastenberg juga semakin ramai dengan banyaknya warga masyarakat yang mendatangi wahana permainan Sekaten. Bahkan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) sempat kewalahan karena jalan Jenderal Sudirman (Jensud) sangat padat.

Sepanjang jalan jensud yang terpasang rambu dilarang parkir pun seakan tak mampu menahan keinginan petugas parkir dadakan, mereka dengan enaknya memanfaatkan badan jalan untuk memarkir kendaraan pengunjung wahana permainan di area cagar budaya Benteng Vastenberg.

Meski Benteng Vastenburg merupakan lahan privat, kata Budi Suharto, perijinan kegiatan keramaian seperti Sekaten seharusnya dikomunikasikan dengan Pemkot. Budi meminta meminta wahanan permainan itu dipindah ke Alun-alun Kidul. Lokasi di Benteng Vastenburg dikhawatirkan juga menimbulkan titik kemacetan lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman.

Di sisi lain, Budi juga meminta kawasan Jl Pakubuwono steril dari pedagang Sekaten. Pedagang hanya diperbolehkan berdagang di sepanjang pagar Alut lantaran berpotensi menimbulkan kemacetan. Jika pedagang yang berdagang melebihi kapasitas tempat, pengelola Sekaten diminta membatasi jumlah pedagang.

Sedang belum adanya tindak lanjut pemindahan wahana permainan dari Benteng Vastenberg, kaitannya dengan penegakan peraturan daerah (perda), karena belum adanya keputusan dari Pj Walikota, yang pertemuannya urung dilakukan karena adanya sesuatu hal.

Asisten Pemerintahan Pemkot Solo, Said Ramadhan menjelaskan, dirinya akan segera berkoordinasi dengan Kepala Satpol PP, pertemuan yang seyogyanya digelar kemarin urung dilaksanakan karena Pj Walikota berhalangan hadir. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *