Hari Ibu, SHS Helat One Day for Mama

JO, Sukoharjo – Menyambut perayaan Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2015, Syariah Hotel Solo (SHS) menyiapkan serangkaian kegiatan promosi untuk mengapresiasi jasa para ibu yang tak ternilaikan.

Kegiatan promosi yang telah disiapkan ini ditujukan tidak hanya untuk eksternal hotel saja, namun manajemen internal pula dengan tajuk One Day for Mama.

Public Relations Officer Paramita Sari mengatakan, bahwa untuk meningkatkan branding dan promo ke masyarakat, pihak manajemen akan memberikan special discount untuk semua varian makanan special Hari Ibu sebesar 22%.

“Ketika Hari Ibu tiba, suami atau anak-anaknya cenderung akan membuat sebuah surprise atau kejutan kepada para ibunya, salah satunya adalah tradisi makan bersama. Melihat peluang tersebut, kami pun mengemas promo special discount sebesar 22%. Angka 22% ini sebagai ilustrasi bahwa Hari Ibu jatuh pada tanggal 22 Desember,” terang Mita

Sedangkan untuk memberikan kejutan special dalam rangka Hari Ibu bagi tamu ibu-ibu yang menginap, lanjut Mita, pada tanggal 22 Desember 2015 baik reservasi melalui online travel agent (OTA), via phone, via BBM, atau walk in, tim front office akan memberikan setangkai bunga mawar yang akan diserahkan pada tamu ketika proses check in.

“Selain untuk sebagai bentuk apresiasi kepada para ibu-ibu, program ini untuk meningkatkan loyalitas para tamu yang telah berkenan menginap di hotel ini,”ungkapnya.

SHS2Manajemen juga melakukan kegiatan sosial kepada para sesama. Tepat pada tanggal tersebut, mengadakan charity berbagai kebahagiaan kepada wanita-wanita jompo yang berada di Panti Wreda Dharma Bhakti Jongke, Senin (22/12/2015).

Di sana manajemen selain memberikan hiburan kepada seluruh penghuni panti jompo, juga memberikan paket sembako bagi pengurus Panti Wredha Dharma Bhakti. Disamping penghuni panti juga mendapatkan uang saku dari manajemen SHS, mereka antusias menceritakan masa lalunya.

“Di Hari Ibu, SHS berbagi kebahagiaan dengan penghuni panti jompo yang memang telah berusia lanjut. Dimana seperti kita ketahui, para orang tua di sini rata-rata sudah tidak bersama bahkan ada yang tidak memiliki keluarga lagi,”pungkasnya. – ita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *