PNM Gencarkan Layanan ULaMM

Kinerja Pemberdayaan PNM 2015

JO, Jakarta – Kelahiran PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM ini bertujuan untuk menciptakan sebanyak mungkin pengusaha baru dari kalangan usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi (UMKMK) dengan kemampuan yang ada berdasarkan kelayakan usaha serta prinsip ekonomi pasar. Dengan pengembangan model lembaga keuangan alternatif maka pendekatan pembiayaan yang dilakukan PNM tidak seperti pendekatan perbankan. Penguatan manajemen juga diberikan oleh PNM sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan penguatan permodalan.

PNM merupakan sebuah Lembaga Keuangan Khusus dimana keseluruhan sahamnya milik Pemerintah. Guna memperluas jangkauan layanan dan dukungan kepada UMK & Koperasi, serta menjaga kesinambungan perusahaan dengan akan berakhirnya pengelolaan Kredit Program eks Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI), sejak pertengahan tahun 2008 PNM melakukan transformasi bisnis antara lain dengan mereposisi bisnis dan memperluas layanan langsung kepada UMK melalui Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM).

ULaMM merupakan layanan pinjaman modal untuk usaha mikro dan kecil yang disertai bimbingan untuk mengembangkan usahanya. ULaMM merupakan model atau terobosan baru bagi PNM karena penyaluran pembiayaannya dilakukan secara langsung baik kepada perorangan atau pinjaman untuk Badan Usaha (PT, CV, Firma, dan lainnya).

Sebagai pilot project pada pertengahan tahun 2008 telah didirikan ULaMM di 12 wilayah di DKI dan Jawa Barat, ULaMM menjadi gerai layanan di bawah satu atap atau “One Stop Shopping” bagi para pengusaha mikro dan kecil karena ULaMM dilengkapi dengan berbagai dukungan teknis bagi peminjam. Tujuannya adalah membantu usaha mikro dan kecil agar terus berkembang sekaligus mempercepat kemajuan usahanya. Dukungan tersebut meliputi pemberian konsultasi, pelatihan, pendampingan maupun pengelolaan keuangan dan akses pasar.

ULaMM memberikan keuntungan yang nyata bagi para pengusaha mikro, karena syaratnya yang jelas dan mudah. Angsuran pun gampang, karena disesuaikan dengan kemampuan bayar dan hasil usahanya, mulai dari harian, mingguan, sampai bulanan. Sedangkan tingkat bunganya bisa diperbandingkan. Yang jelas, ULaMM memang khusus dirancang untuk meningkatkan gairah usaha dan kesejahteraan masyarakat.

PNM gencar mempromosikan keunggulan produk Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) dan UMKM binaan hingga pelosok desa. Sejak PNM menggulirkan layanan pembiayaan langsung melalui UlaMM (Unit Layanan Modal Mikro) pada Agustus 2008, telah lebih 240.000 pelaku UMK mendapatkan dukungan pembiayaan dan pengembangan kapasitas usaha (capacity building). Tahun lalu, PNM menyalurkan pembiayaan melalui jaringan ULaMM hingga Rp3 triliun. Jumlah tersebut lebih tinggi 7,14 persen ketimbang target PNM yakni Rp2,8 triliun.

Hingga saat ini, layanan PNM telah memiliki 62 cabang yang menjangkau 28 provinsi, di 296 kabupaten dan menjangkau 2.973 kecamatan. Hingga penutupan bulan November tahun 2015, PNM telah menyalurkan modal usaha melalui ULaMM sejak awal berdiri pada tahun 1999 sebesar Rp15.46 Triliun dengan penerima manfaat ULaMM mencapai 2.532.161 pelaku UMK dan khusus di tahun 2015, PNM telah memiliki dan membina sebanyak 384.000 pelaku UMK.

Lalu, melalui komitmen penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp1 triliun dari pemerintah dan parlemen, PNM akan tetap pada tugas utamanya menyalurkan pembiayaan dan pemberdayaan usaha mikro dan kecil. Tugas itu diselaraskan dengan perkembangan dan pemanfaatan teknologi informasi (IT).

PNM akan menggunakan tambahan modal tersebut untuk memperluas jaringan ULaMM dengan menambah jaringan menjadi sebanyak 1.200 unit dan melayani serta mendukung UMK di hampir 4.500 kecamatan di seluruh provinsi di Tanah Air. Target peningkatan nasabah pun mencapai hingga 1.005.000 nasabah penerima manfaat yang akan menyerap 1.8 juta tenaga kerja di sektor UMK.“Demi memenuhi target itu, PNM pada tahun 2015 memekarkan jaringan cabang dari 26 menjadi 62 kantor,” kata Direktur Utama PNM, Parman Nataatmadja. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *