Kunjungan Spesial (A Special Visit, a film by Zen Al-Ansory)

JO, Solo Singapore International Film Festival (SGIFF) merupakan event film terbesar dan telah berlangsung terlama di Singapore. Didirikan pada tahun 1987, festival ini telah menjadi acara ikonik di kalender seni Singapore yang banyak dihadiri oleh para kritikus film internasional, dan diakui di seluruh dunia atas fokusnya terhadap para pembuat film Asia, dan promosi tentang film Asia Tenggara. Pada tahun ini akan dilaksanakan pada 26 November – 6 Desember 2015, dari total lebih dari 1400 karya film, film-film yang lolos seleksi sebanyak 146 film, dari 51 negara yang berbeda di seluruh dunia, dengan 11 program yang berbeda.

Film fiksi pendek Kunjungan Spesial (A Special Visit) yang disutradarai Zen Al-ansory seorang sineas muda kota Solo ini mengusung isu mengenai hubungan antar manusia dan binatang. Hubungan yang nyata dari seorang perempuan kepada binatang babi kesayangannya dilukiskan ke dalam film yang berdurasi 20 menit ini. Disisi lain film ini juga menggambarkan bagaimana kontradiksi binatang babi di Indonesia, babi menjadi simbol atas manusia dalam mitos “menunggu lilin” dan dalam film ini berubah menjadi binatang kesayangan oleh seorang perempuan. Film ini diperankan oleh Made Tantri Parwita sebagai karakter perempuan yang bernama Kelana.

Pada akhir Nopember lalu, film Kunjungan Spesial diundang bergabung pada pameran film-film Indonesia yang mendapatkan apresiasi di pelbagai festival Internasional yang diadakan oleh Qubicle Center dengan tajuk: “The World Notices Indonesia Cinema 2015”. Sebelum akhirnya Film Kunjungan Spesial (A Special Visit) diputar perdana (world premiere) pada 1 Desember 2015 di 26th Singapore International Film Festival dalam proram Imagine Section dan mendapat respon positif dari kalangan programmer film maupun dari penonton yang hadir dalam acara tersebut. Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) yang pada 10 tahun pelaksanaanya beberapa waktu lalu juga turut memutar film Kunjungan Spesial pada program short film splashes

Film pendek ini menjadi film pendek pertama dari kota Solo yang akhirnya bisa membuktikan lolos dalam helatan festival film di luar negeri. “Rumah produksi Medang Kamulan Pictures bekerjasama dengan Minor Films, Sinees Pictures, serta pencipta ilustrasi poster film: Isa Indra Permana dan Senja Dalam Prosa band indie yang salah satu lagunya dijadikan sebagai official motion picture soundtrack dalam film ini merupakan salah satu wujud kolaborasi komunal di iklim perfilman kota Solo yang mati segan hidup tak mau,” papar Ambar selaku Associate Producer film Kunjungan Spesial.

Pada kesempatan kali ini, film Kunjungan Spesial akan diputar pada pemutaran dan diskusi film bertajuk “Sinema Akhir Tahun” oleh Himpunan Mahasiswa Televisi dan Film Institut Seni Indonesia Surakarta (HIMAFISI). Acara ini diadakan pada tanggal 26 Desember 2015 mulai pukul 15.00 WIB dengan donasi Rp 20.000. – amb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *