Solo Great Sale 2016 Diterapkan Seluruh Jateng

JO, Semarang – Bulan promosi pariwisata dan diskon di Kota Surakarta yang bertajuk “Solo Great Sale 2016” dilaunching oleh Menteri Pariwisata Arif Yahya, di gedung sapta pesona kementrian pariwisata jakarta, Selasa (12/1/2016).

Launching disaksikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sejumlah kepala SKPD Pemkot Surakarta dan juga tokoh pengusaha di Kota Surakarta. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Kadin Surakarta bekerja sama dengan pemerintah kota surakarta.

Kegiatan Solo Great Sale merupakan salah satu bentuk kegiatan yang bertujuan menarik wisatawan, karena pada bulan tersebut banyak sekali diskon besar yang digelar baik di sejumlah tempat perbelanjaan maupun sejumlah hotel dan tempat-tempat wisata.

Solo Great kali ini merupakan  ke 2 setelah tahun sebelumnya tahun 2015 sukses menarik pengunjung ke Surakarta. Pada Solo Great Sale 2016 ini panitia telah melakukan pendaftaran peserta tenan sejumlah 1000, yang berasal dari sektor transportasi, pengusaha hotel, UMKM, deler kendaraan bermotor, batik, elektronik, restauran, mall dan sektor usaha lainnya.

“Kegiatan ini sangat baik untuk dilaksanakan, bahkan program seperti ini seharusnya dapat dikembangkan di sejumlah daerah dalam skala nasional. Kegiatan Solo Great Sale merupakan salah satu bentuk kegiatan yang berperan cukup besar dalam memajukan sektor pariwisata,” papar Menteri Pariwisata RI, Arif Yahya, dalam sambutannya. Solo Great Sale juga berperan mengangkat perekonomian daerah. .

“Kami telah berbicara dengan kementrian perhubungan, dan telah setuju untuk mendukung program ini, bahkan kementrian perhubungan melalui dirjen kereta api akan memberikan diskon 10 persen bagi wisatawan yang berkunjung ke kota Surakarta selama bulan Februari,” jelasnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, Solo Great Sale 2016 memang sangat cocok diterapkan di surakarta bahkan nantinya akan diterapkan di seluruh Jawa Tengah, karena tingkat konsumtif masyarakat cukup tinggi. Hal ini nantinya akan berpengaruh pada sektor perekonomian khususnya sektor UMKM yang juga akan terkena imbas positif, namun demikian dirinya mengingatkan kepada masyarakat agar tetap menjaga diri dan animo dalam berbelanja.

“Perilaku positif dalam berbelanja harus terus dijaga, jangan mentang-mentang sedang ada diskon besar banyak masyarakat kemudian tidak terkontrol dalam membelanjakan uang. Kami berpesan tetap bijaksanalah dalam membelanjakan uang, sehingga nanti tetap berimbas positif kepada diri sendiri dan juga masyarakat. Mengenai kegiatan ini kami juga akan mulai mengembangkan ke wilayah jawa tengah lainnya, program ini sangatlah bermanfaat karena mampu mengangkat sektor pariwisata dan juga perekonomian” ungkapnya. –mas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *