Tabuh Genderang Berkompetisi SMPN 8 Solo Gelar PLS

JATENGONLINE, SOLO – Kepala SMP Negeri 8 Surakarta Nugroho, S.Pd.M.Pd. menyampaikan dalam upacara bendera hari Senin, 17 Juli 2017 bahwa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( PLS ) merupakan tabuh genderang berkompetisi artinya berlomba dalam bidang akademik dan non akademik.

Dari 256 siswa baru mengikuti PLS masih sebagai calon peserta didik SMP Negeri 8 Surakarta. Dikatakan masih sebagai calon siswa karena belum menandatangani tata tertib yang berlaku di SMP Negeri 8 Surakarta.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( PLS ) selama 3 ( tiga ) hari yang dimulai pada hari Senin s/d Rabu tanggal 17 s/d 19 Juli 2017 sedangkan yang lainnya dilakukan sambil berjalan. Bagi siswa yang tidak bisa mengikuti PLS dengan baik maka tahun depan harus mengulangi lagi. Pengenalan lingkungan fisik sekolah dilakukan karena jelas berbeda dengan lingkungan sekolah di sekolah terdahulu ( SD / MI ). Termasuk di dalamnya penyesuaian dengan karakter, apabila tepat beradaptasi maka prestasi akademik akan diperoleh secara maksimal.

Kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah ( PLS ) bagi siswa baru SMP Negeri 8 Surakarta antara lain : (1) Upacara pembukaan PLS , pengisian formulir PLS, pengenalan siswa baru, ekstrakurikuler, warga sekolah, Visi dan Misi, keliling lingkungan sekolah. (2) Pengenalan Dasar-Dasar PBB ( Pendidikan Baris Berbaris ) dan TUB ( Tata Upacara Bendera ), Keselamatan berlalui lintas, etika komunikasi, etika pergaulan, penyelesaian masalah. (3) Pengenalan Budaya dan tata Tertib Sekolah, penanaman karakter, kegiatan bahaya pornografi dan narkoba, adiwiyata, GPS ( Gerakan Pungut Sampah ), Eco maping, penutupan PLS.

Istirahat pertama dilakukan Ibadah Sunah dan istirahat ke 2 untuk Ibadah Wajib. Kegiatan PLS juga mendatangkan dari petugas luar yaitu Petugas Polsek Jebres dan Puskesmas.

Kepala Sekolah, Nugroho, S.Pd.M.Pd. berharap proses adaptasinya berjalan dengan baik, aman dan nyaman. Kelas VII ( tujuh ) dikatakan masih calon, karena akan dihadapi dulu tata tertib sekolah tahun pelajaran 2017 / 2018. Pada kenyataannya sampai akhir tahun , masih ada yang belum beradaptasi dengan lingkungan akademik khususnya tata tertib. Masih banyak peserta didik yang belum mengatahui dengan hak dan kewajibannya.

Ada siswa yang hari-hari tertentu tidak masuk sekolah tanpa ada keterangan. Maka akan disampaikan pula tata tertib dan segala rangkaiannya untuk tahun pelajaran 2017 / 2018 . Yang harus dilakukan dalam tata tertib sama yaitu membaca , mencermati dan memahami isi tata tertib. Dan yang harus mengatahui isis tata tertib adalah semua siswa juga termasuk bapak ibu / orang tua atau wali murid. Di dalam tata tertib berisi hak dan kewajiban.

Kalau sudah mengetahui semuanya, tidak ada seorangpun yang memaksa, dan bersedia dengan aturan tata tertib kamudian ditandatangani siswa beserta orang tua masing-masing siswa. Sebelum ditandatangani maka siswa tersebut belum menjadi siswa SMP Negeri 8 Surakarta.

Tujuan Pengenalan Lingkungan Sekolah ( PLS ) untuk hari ke 4 Kamis, 20 Juli 2017 siap berjuang dengan sesama siswa sekolah baik di intra sekolah maupun ekstra sekolah. Mengenai Permendikbud no. 45 tahun 2015 tenang Seragam Sekolah. Kota Surakarta akan menerapkan seperti apa adanya artinya sesuai dengan yang dipakai kakak kelas.

Semua menjadi tanggung jawab orang tua termasuk pengadaannya, sekolah tidak melayani, tidak mengadakan, tidak menolong termasuk seragam olah raga. Akan diberi contoh dari sekolah, seragam mulai dari hari Senin sampai hari Sabtu. Termasuk yang kelas VIII ( delapan ) dan IX ( sembilan ) seragam yang sudah tidak layak pakai menjadi tanggung jawab orang tua.

Masih bulan syawal kita tingkatkan upaya memberikan pelayanan bagi guru dan siap belajar bagi siswa. Tingkatkan ibadah secara ikhlas, semuanya akan mendapatkan yang terbaik untuk dirinya sendiri dan orang lain. Tahun pelajaran ini SMP Negeri 8 Surakarta menggunakan 2 ( dua ) kurikulum yaitu kurikulum 2013 bagi kelas VII dan kurikulum 2006 bagi kelas VIII ( delapan ) dan IX ( sembilan ).

Perbedaan yang nyata adalah lama belajarnya kelas VII berjumlah 41 jam tatap muka per minggu dan kelas VIII ( delapan ) & IX ( sembilan ) berjumlah 36 jam tatap muka . Antara kelas VII dan VIII, IX terdapat selisih 5 jam. Kelas VIII & IX digunakan untuk kegiatan litersi dengan bentuk menyiapkan kelompok yang terdiri dari ketua, sekretaris dan anggota.

Melaksanakan kebijakan baru untuk pendidikan menengah SMA/SMK mulai tahun ini dikelola oleh propinsi Jawa Tengah. Tidak ada lagi Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) off line semua on line . Untuk persyaratan gakin ( keluarga miskin ) apabila nilai Ujian Nasional ( UN ) minimal 240 skala 100 dan 24 skala 10. Tancapkan niat untuk berkompetisi semaksimal mungkin dan bisa beradaptasi secepat mungkin.

Diharapkan peserta didik di tahun pelajaran 20017 / 2018 minimal prestasi sama dengan tahun kemarin syukur bisa lebih meningkat lagi. Menjadi siswa yang berkarakter baik, sesuai yang diharapkan oleh sekolah, orang tua dan masyarakat. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *