Juminten Undang DJPJ II Sosialisasi Pajak

Humas Kantor Pajak DJP Jateng II, Nur Handoyo menjelaskan ada 99% pelaku usaha di Indonesia ada di UKM, praktis berkontribusi bagi devisa negara selain membuka lapangan kerja

JATENGONLINE, SOLO – Anggota Forum Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jumpa Minum Teh dan Niaga (Juminten) Solo Raya, mengundang Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jateng II, untuk memberikan sosialisasi wajib pajak bagi pelaku UKM.

Humas Kantor Pajak DJP Jateng II, Nur Handoyo menjelaskan ada 99% pelaku usaha di Indonesia ada di UKM, praktis berkontribusi bagi devisa negara selain membuka lapangan kerja.

“UKM tidak hanya menyumbang pendapatan bruto terbesar bagi negara sekitar 60 %, tetapi juga menyumbang lapangan kerja terbesar di sektor informal,” papar Handoyo, pada pertemuan Juminten bulan Juli di Kusuma Sahid Prince Hotel Solo.

Sedikitnya ada 53 juta unit UKM tersebar di seluruh Indonesia,imbuhnya, meski semuanya belum menjadi peserta wajib pajak, namun sosialisasi penting di lakukan, agar pelaku UKM bisa menjadi peserta wajib pajak.

Untuk menjadi peserta wajib pajak imbuhnya, ada syarat obyektif dan subyektif, misalnya hasil pendapatan mereka minimal empat juta perbulan. Karena peran serta membayar pajak, turut berperan dalam pembangunan nasional.

Selain dari DJP Jateng II, hadir juga dalam acara tersebut, David R, Wijaya, S.E, Wakil Ketua Kadin Surakarta bidang perdagangan dan tenaga kerja dan para pelaku UKM se Soloraya.

Forum Juminten Solo Raya, rutin mengadakan pertemuan sebulan sekali, menghadirkan nara sumber yang berkompeten untuk menambah pengetahuan dan wawasan para anggota isu bisnis yang ngetren dan terkini.

“Melalui komunitas ini, diharapkan mampu lebih berkembang dan maju bersama-sama,” tekad Indrians Senthir, Koordinator Juminten. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *