Kepala SMPN 8 Pamitan, Tempati Kepala Sekolah SMPN 9 Solo

JATENGONLINE, SOLO – Masa bhakti Kepala SMP Negeri 8 Surakarta Nugroho, S.Pd.M.Pd. berakhir, selanjutnya mengemban tugas ditempat barunya menjadi Kepala SMP Negeri 9 Surakarta. Selain mutasi Kepala Sekolah, bersamaan juga dengan Wahono, S.Pd. Guru Matematika yang mutasi ke SMP Negeri 14 Surakarta.

Dalam pamitannya Kepala Sekolah Nugroho, S.Pd.M.Pd. juga mewakili Wahono, S.Pd. menyampaikan permohonan maaf kepada semua warga SMP Negeri 8 Surakarta, dalam upacara yang diselenggarakan Sabtu (5/8/2017).

“Pemerintahan Kota Surakarta secara besar-besaran mengadakan mutasi untuk Guru dan Tenaga Kependidikan. Dan diharapkan kita sebagai PNS di kota Surakarta menerima dengan ikhlas lahir dan batin, di mananpun kita mendapatkan mutasi.” papar Nugroho.

Periode pertama dari SMP Negeri 8 Surakarta sejumlah 6 guru yang mutasi antara lain ; Dra. Rusmiyatin ( Bahasa Indonesia ) dan Mardiyati, S.Pd. ( Olah Raga ) mutasi ke SMP Negeri 6 Surakarta. Drs. Dwi Jayanto ( BK ) ke SMP Negeri 4 Surakarta, Sunarto, S.Pd. ( Matematika ) dan Dra. Glutida Hermini ( IPS ) ke SMP Negeri 7 Surakarta. Yulia Eni Widiyanti, S.Pd.MM. Bahasa Inggris ) ke SMP Negeri 1 Surakarta, Elly Ratnawati ( Kesda ) ke SMP Negeri 18 Surakarta. Tenaga Kependidikan dipromosikan menjadi Koordinator TU ( Tata Usaha ) yaitu Muda Pahlawan ke SMP Negeri 2 Surakarta dan R.Tri Kadarsih ke SMP Negeri 18 Surakarta.

Pada saat acara pamitan, Nugroho, menyerahkan buku yang ditulisnya sendiri berjudul “Sekolah Mantap, Kiat Jitu Bersinergi dengan LSM” buku yang mendeskripsikan penerapan Manajemen Berbasis sekolah (MBS) guna merealisasikan obsesi dari seluruh warga sekolah di SMP Negeri 8 Surakarta yang telah tertuang dalam visi sekolah.

“Bahwa penerapan tata kelola sekolah Mantap dapat mengembalikan marwah SMP Negeri 8 Surakarta. Proses pengembalian marwah sekolah tersebut melalui beberapa tahap kegiatan yang berjalan beriringan,” ujar Nugroho dalam bukunya.

Dan yang paling utama dan menarik dari buku ini adalah bahwa tata kelola Sekolah Mantap dapat menyelamatkan sekolah dari pemerasan oleh oknum LSM dan atau wartawan sehingga wibawa sekolah dapat diperbaiki.

“Tujuan penulis dengan buku ini adalah ingin berbagi pengalaman tentang kiat-kiat merangkul oknum LSM dan atau wartawan untuk bersinergi dalam memajukan mutu dan pelayanan pendidikan,” pungkas Nugroho. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *