Wardoyo ‘Buka-bukaan’ Soal Investor di Sukoharjo

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya sebagai Keynote Speaker seminar Pengembangan Jejaring dalam Rangka Ekspansi Pangsa Pasar Internasional Uniba.

JATENGONLINE, SOLO – Kabupaten Sukoharjo mengalami pertumbuhan investasi yang luar biasa. Di tahun 2016 dari target sebesar Rp 3 Triliun tercapai angka Rp 6 triliun. Tahun 2017 ini pun hanya mematok target sebesar Rp 3,9 T namun diharapkan bias melebihi target seperti tahun lalu.

“Kunci utama adalah menciptakan iklim investasi yang sejuk dan membangun jaringan yang baik. Iklim yang sejuk itu mulai dari harmonisnya hubungan antar pejabat dan lembaga, perijinan yang cepat, infrastruktur yang tersedia. “ tandas Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya saat menjadi Keynote Speaker dalam seminar nasional dan call for paper bertajuk ‘Pengembangan Jejaring dalam Rangka Ekspansi Pangsa Pasar Internasional’ yang digelar Fakultas Ekonomi Universitas Islam Batik (Uniba) untuk memperingati Dies Natalis ke 34, di Hotel Sahid Jaya, Solo, Sabtu, (23/9/2017).

Kesuksesan dan prestasi yang diraih Pemkab Sukoharjo tersebut yang menjadi salah satu alas an dari Uniba menghadirkan Bupati Wardoyo Wijaya untuk membagikan ilmunya pada msyarakat.

“Luar biasa sekali peningkatan investasi di Sukoharjo, kita intip ilmunya dan salah satunya adalah iklim yang sejuk khususnya dalam membina hubungan. Dalam hal ini kami sebut jejaring juga.” Ungkap Rektor Uniba Endang Siti Rahayu.

Rektor Endang juga mengatakan bahwa Uniba harus memiliki kepekaan, kepedulian dan tanggung jawab akademisi untuk berpartisipasi memecahkan permasalahan yang dihadapi masyarakat. Salah satunya sektor ekonomi.

Seminar dengan tema jejaring tersebut sebagai bentuk panggilan UNIBA untuk menyumbangkan sedikit pemikiran terhadap fenomena kinerja perekonomian. Menurutnya, kepedulian ini diperlukan untuk menjaga keberlanjutan dan eksistensi perusahaan yang banyak didominasi pelaku usaha kecil (UMKM).

“Sebagai akademisi, kita mendorong mereka untuk memberikan kontribusi yang lebih riil. Sehingga bisa mampu masuk di jejaring pasar internasional,” kata Endang.

Seminar dihadiri 500 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia ini, dengan menghadirkan narasumber Direktur Pasca Sarjana Manajemen dan Bisnis IPB, Arief Daryanto, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Islam Batik Nasional Solichul Hadi dan Direktur PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Sukoharjo, Nasir Tamara. (jia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *