Kenali HIV & AIDS dengan Lebih Tepat

JATENGONLINE, SOLOHIV dan AIDS adalah penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Banyak orang yang belum bisa membedakan bahwa HIV dan AIDS, padahal kedua hal ini adalah dua penyakit yang berbeda. HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyerang organ-organ vital sistem kekebalan tubuh manusia, seperti sel T4 CD4+ makrofag dan sel dendritik. HIV merusak sel kekebalan tubuh secara langsung dan tidak langsung, padahal sel tersebut sangat dibutuhkan agar sistem kekebalan tubuh dapat berfungsi baik. Pada fase ini, penderita bisa saja tidak menunjukkan gejala atau memperlihatkan gejala ringan.

Sedangkan AIDS merupakan singkatan dari Aquired Immune Deficiency Syndrome. Syndrome berarti kumpulan gejala-gejala dan tanda-tanda penyakit. deficiency berarti kekurangan, immune berarti kekebalan, dan acquired berarti diperoleh atau didapat, dalam hal ini “diperoleh” mempunyai pengertian bahwa AIDS bukanlah penyakit keturunan. Seseorang menderita AIDS bukan karena ia keturunan dari penderita AIDS, tetapi karena ia terjangkit atau terinfeksi virus penyebab AIDS. AIDS merupakan tahap akhir dari infeksi HIV.

Ada beberapa tahapan infeksi HIV hingga seseorang menjadi AIDS. WHO membaginya sesuai gejala klinis dan beberapa tes pemeriksaan yang dilakukan dokter. Apa saja tahap infeksinya? Yuk ikuti penjelasan berikut ini.

Gejala awal HIV
Gejala awal adalah gejala yang terjadi beberapa minggu setelah seseorang terpapar oleh virus HIV. Biasanya berlangsung 3-6 minggu, dan terjadi paling lama 3 bulan setelah virus tersebut masuk ke tubuh melalui beberapa cara, misalnya tertusuk jarum setelah dipakai penderita HIV atau berhubungan sex dengan penderita HIV. Gejalanya dapat serupa dengan gejala sakit flu, yaitu:

Demam, Nyeri menelan, Batuk, Lemas dan merasa tidak enak badan, Diare, Pembesaran kelenjar getah bening.

Gejala-gejala tersebut berlangsung beberapa hari, kemudian sembuh spontan walaupun tanpa pengobatan. Pada saat ini, penderita sudah mulai dapat menularkan penyakitnya ke orang lain. Diagnosis untuk penyakit HIV bisa dilihat dari gejala dan hasil pemeriksaan laboratorium.

Untuk mendeteksi lebih tepat, lakukan pemeriksaan laboratorium terkait HIV. Dalam rangka hari AIDS sedunia, Prodia memberikan keringanan biaya 20% untuk pemeriksaan Anti-HIV, HIV-1-RNA (Real Time PCR), Subtipe Limfosit CD4 & CD8 dan Panel Penyakit Menular Seksual selama Desember 2018. (*/ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.