FOC Slamet Riyadi Hotel Compact dan Kekinian

FrontOne Cabin Slamet Riyadi Solo

JATENGONLINE, SOLO – Untuk menghadapi deretan tantangan bidang digital, pelaku industri perhotelan harus lebih memberikan pelayanan yang memuaskan, sehingga reputasi hotel mereka di dunia digital akan semakin bernilai tinggi.

Adopsi digitalisasi dan otomatisasi di beberapa peran, seperti resepsionis menjadi tren dikembangkan untuk optimalisasi layanan secara mandiri saat reservasi maupun chek in, dan promosi produk bisa dilakukan pemasaran via channel e-commerce dan media sosial.

Dengan pengguna internet di Indonesia diatas 143 juta orang, akan lebih mudah bila pelaku industri perhotelan menghubungkan bisnis melalui dunia digital.

Sementara suatu daerah dikatakan maju dan berkembang bisa dilihat dari jumlah wisatawan yang datang ke daerah tersebut. Dan, kota Solo dinilai perkembangan nya sangat pesat, hal ini bisa dilihat dengan banyak bertumbuhnya hotel baru di Kota Solo. Pariwisata menjadi salah satu sektor terbesar dalam mendukung perkembangannya

“Pelaku industri juga perlu meningkatkan daya tarik diskon karena pelanggan menyukai bentuk penawaran berbau potongan harga. Selain itu, pemanfaatan teknologi pun dinilai tak kalah penting,” ungkap Dicky Sumarsono, CEO Azana Hotels and Resorts, ditemui dikantornya baru-baru ini.

Dalam waktu dekat inipun, Azana akan melaunching Front One Cabin (FOC) Slamet Riyadi, meskipun soft openingnya telah dilakukan pada Sabtu (22/6/2019) lalu dengan membuka 15 rooms yang siap dijual.

FOC Slamet Riyadi merupakan hotelnya yang ke 41 dari jumlah hotel yang di operasikan Azana, hingga akhir tahun Azana menargetkan 60 properti hotel yang dikelolanya diseluruh Indonesia. FOC Slamet Riyadi total memiliki 30 guest rooms, di bangun khusus membidik tamu Smart Traveller yang berkunjung di Kota Solo.

Dengan konsep minimalis dan bernuansa music universe yang colorfull di setiap sudut wall serta beberapa aminities, diharapkan tamu bisa merasakan atmosphere smart & young.

FOC Slamet Riyadi berada di lokasi yang sangat startegis, karena berada di jalan utama Kota Solo, yakni di jalan Slamet Riyadi No. 110 Solo. Dekat dengan area perbisnisan / perkantoran, kuliner khas Solo ( Keprabon dan Galabo ), Istana Mangkunegaran, pasar tradisional Ngarsopuro dan pasar antik Triwindu, stasiun kereta Balapan, serta Balaikota.

Harga yang di tawarkan pun sangatlah terjangkau, bagi tamu yang bertujuan menginap hanya semalam di Solo, untuk Soft Opening Rate mulai di harga Rp. 170.000,- nett untuk type Bussiness Class dan Rp. 200.000,- nett untuk First Class. Harga tersebut sudah termasuk sarapan pagi.

Fasilitas yang lainnya yang bisa dinikmati di FOC Slamet Riyadi adalah Hot & Cold Water, 24 hours Security System, Cable TV with 55 varienties channels, Speed Internet Access. Menarik bukan..?

Untuk informasi yang lebih lanjut serta reservasi, silakan menghubungi di 0271- 669 977. Atau melalui akun sosmed di info@frontonecabinslametriyadi.com , IG @frontoneslametriyadisolo , atau website di www.frontonecabinslametriyadi.com.

Frontone Cabin Slamet Riyadi
Memasuki Revolusi Industri perhotelan, FOC Slamet Riyadi merupakan satu-satunya pilot project pengembangan Azana hotel di klas tersebut, karena menerapkan inovasi teknologi era sekarang.

Internet of Things (IoT) sebagai basis utama pengoperasian hotel tersebut, sebagaimana yang telah banyak digunakan oleh hotel-hotel di seluruh dunia, yakni untuk menghubungkan berbagai perangkat melalui internet. Penerapannya seperti dimanfaatkan untuk mengendalikan lampu hingga suhu ruangan.

“Tentu hal ini akan berdampak besar pada efektivitas biaya operasional hotel sehari-hari,” terang Dicky Sumarsono.

Lalu, Big Data, penggunaan pengumpulan data yang berkembang pesat di hampir semua industri, lanjut Dicky, begitu pula di perhotelan. Big data dapat digunakan untuk membantu pihak hotel menawarkan pengalaman yang lebih personal. Seperti misalnya, pihak hotel dapat menawarkan rekomendasi lokasi wisata yang cocok berdasarkan usia, budget dan jenis kelamin.

“Sedangkan Artificial Intelligence salah satu teknologi yang siap memberikan dampak di industri perhotelan yang dapat membantu pihak hotel untuk memprediksi momen-momen ketika kamar terisi penuh dengan melihat tren check-in tamu,” jelasnya lebih lanjut.

Bahkan sejumlah fasilitas dengan basis tehnologi tinggi tengah dipersiapkan oleh Azana Hotels and Resorts untuk semakin memanjakan konsumen dan tamu menginap, seperti Payment Gateway, sebuah medium atau layanan yang bisa memberi otorisasi pemrosesan kartu kredit maupun pembayaran online dalam aktivitas bisnis elektronik.

“Kedepan kami siapkan berbagai fitur unggalan seperti sistem deteksi keamanan terkini, integrasi cepat, dan pembayaran berbagai transaksi melalui 1 nomor transaksi, dan dashboard yang terpusat,” imbuhnya.

Berbagai inovasi teknologi yang dikembangkan tentunya telah dan akan merevolusi industri perhotelan di bawah kelolanya menjadi semakin memanjakan para calon tamu. Disamping solusi untuk mengurasi pembatalan reservasi, ketidakhadiran tamu ataupun masalah chargeback melalui layanan e-mail invoicing. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *