Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah SMPN 8 Solo Menumbuhkan Perilaku Positif

Oleh : Sri Suprapti

JATENGONLINE, SOLO – Kepala SMP Negeri 8 Surakarta Triad Suparman, M.Pd. menyampaikan dalam info dinas sekaligus pamitan untuk menunaikan ibadah haji, hari Rabu, (3/7/2019) lalu, bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bertujuan untuk mengenali potensi diri peserta didik baru, membantu untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, menumbuhkan motivasi dan semangat belajar efektif bagi peserta didik baru, mengembangkan interaksi positif antara peserta didik dan warga sekolah lainnya dan menumbuhkan perilaku positif dalam diri peserta didik.

Dari 252 peserta didik baru mengikuti MPLS masih sebagai calon peserta didik SMP Negeri 8 Surakarta. Dikatakan masih sebagai calon peserta didik karena belum menandatangani tata tertib yang berlaku di SMP Negeri 8 Surakarta. Untuk tahun ajaran 2019/2020 ini peserta didik baru diharapkan ikut menyukseskan literasi religi dan akademik dengan tujuan meningkatkan minat baca sesuai visi sekolah (sekolah yang berprestasi, berbudaya, berwawasan lingkungan, berdasarkan iman dan taqwa). Selain itu juga untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sekaligus untuk memperluas wawasan bagi peserta didik SMP Negeri 8 Surakarta.

Untuk itu setiap peserta didik diharapkan membawa 1 (satu) buku bacaan non mapel dan 1 (satu) kitab suci (Al Qur’an bagi peserta didik beragama Islam dan Alkitab bagi yang beragama Kristen dan Katolik).

Perlu diketahui bahwa SMP Negeri 8 Surakarta sudah berhasil meraih Adiwiyata tingka Nasional. Saat ini berusaha untuk mewujudkan menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri. Yang sangat diperlukan adalah menjaga kebersihan lingkungan kelas dan sekolah. Menjaga, memelihara taman-taman yang sudah ada dan yang menjadi tanggung jawab masing-masing kelas. Diharapkan semua warga sekolah bekerja sama dalam mewujudkan Sekolah Adiwiyata Mandiri. Hal lain yang sangat diharapkan dari peserta didik adalah untuk tidak meninggalkan karakter yang baik artinya peserta didik mempunyai tata krama yang bisa menunjukkan bahwa warga sekolah ini merupakan warga atau masyarakat Jawa yang terkenal dengan halusnya. Perilaku / perbuatan ( tata krama ) juga kata-kata ( tata susila ) yang terucap selalu mencerminkan sikap dari seorang peserta didik.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS ) dibuka oleh Dra. Inawati Waka Kurikulum, selama 3 ( tiga ) hari yang dimulai pada hari Senin s/d Rabu tanggal 15 s/d 17 Juli 2019 sedangkan yang lainnya dilakukan sambil berjalan. Bagi peserta didik yang tidak bisa mengikuti MPLS dengan baik maka tahun depan harus mengulangi lagi. Pengenalan lingkungan fisik sekolah dilakukan karena jelas berbeda dengan lingkungan sekolah di sekolah terdahulu ( SD / MI ). Termasuk di dalamnya penyesuaian dengan karakter, apabila tepat beradaptasi maka prestasi akademik akan diperoleh secara maksimal.

Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS ) bagi siswa baru SMP Negeri 8 Surakarta antara lain : (1) Upacara pembukaan PLS , pengisian formulir PLS, pengenalan siswa baru, ekstrakurikuler, warga sekolah, Visi dan Misi, keliling lingkungan sekolah. (2) Pengenalan Dasar-Dasar PBB ( Pendidikan Baris Berbaris ) dan TUB ( Tata Upacara Bendera ), Keselamatan berlalui lintas, etika komunikasi, etika pergaulan, penyelesaian masalah. (3) Pengenalan Budaya dan tata Tertib Sekolah, penanaman karakter, kegiatan bahaya pornografi dan narkoba, adiwiyata, GPS ( Gerakan Pungut Sampah ), Eco maping, penutupan MPLS. Istirahat pertama dilakukan Ibadah Sunah dan istirahat ke 2 untuk Ibadah Wajib. Kegiatan MPLS juga mendatangkan dari petugas luar yaitu Petugas Polsek Jebres, Koramil Jebres dan Puskesmas Jebres.

Kepala Sekolah, Triad Suparman, M.Pd. berharap proses adaptasinya berjalan dengan baik, aman dan nyaman. Kelas VII ( tujuh ) dikatakan masih calon, karena akan dihadapi dulu tata tertib sekolah tahun pelajaran 2019 / 2020. Pada kenyataannya sampai akhir tahun , masih ada yang belum beradaptasi dengan lingkungan akademik khususnya tata tertib. Masih banyak peserta didik yang belum mengatahui dengan hak dan kewajibannya. Ada peserta didik yang hari-hari tertentu tidak masuk sekolah tanpa ada keterangan.

Maka akan disampaikan pula tata tertib dan segala rangkaiannya untuk tahun pelajaran 2019 / 2020 . Yang harus dilakukan dalam tata tertib sama yaitu membaca , mencermati dan memahami isi tata tertib. Dan yang harus mengatahui isi tata tertib adalah semua peserta didik juga termasuk bapak ibu / orang tua atau wali murid. Di dalam tata tertib berisi hak dan kewajiban. Kalau sudah mengetahui semuanya, tidak ada seorangpun yang memaksa, dan bersedia dengan aturan tata tertib kamudian ditandatangani peserta didik beserta orang tua masing-masing. Sebelum ditandatangani maka peserta didik tersebut belum menjadi peserta didik SMP Negeri 8 Surakarta.

Tujuan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS ) untuk hari ke 4 Kamis, 18 Juli 2019 siap berjuang dengan sesama peserta didik sekolah baik di intra sekolah maupun ekstra sekolah. Mengenai Permendikbud no. 45 tahun 2015 tentang Seragam Sekolah. Kota Surakarta akan menerapkan seperti apa adanya artinya sesuai dengan yang dipakai kakak kelas. Semua menjadi tanggung jawab orang tua termasuk pengadaannya , sekolah tidak melayani, tidak mengadakan. Akan diberi contoh dari sekolah, seragam mulai dari hari Senin sampai hari Jum’at. Termasuk yang kelas VIII ( delapan ) dan IX ( sembilan ) seragam yang sudah tidak layak pakai menjadi tanggung jawab orang tua.

Tingkatkan ibadah secara ikhlas, semuanya akan mendapatkan yang terbaik untuk dirinya sendiri dan orang lain. Tahun pelajaran ini SMP Negeri 8 Surakarta menggunakan 1 ( satu ) kurikulum yaitu kurikulum 2013 bagi kelas VII, VIII dan IX. Kelas VII, VIII & IX setiap hari Selasa , Rabu, Kamis dan Jum’at digunakan untuk kegiatanTadarus Al Qur’an dilanjutkan literasi yaitu membaca buku non mapel. Untuk yang beragama Kristen dan Katolik diadakan kegiatan pendalaman Alkitab.

Tancapkan niat untuk berkompetisi semaksimal mungkin dan bisa beradaptasi secepat mungkin. Diharapkan peserta didik di tahun pelajaran 2019 / 2020 minimal prestasi sama dengan tahun kemarin syukur bisa lebih meningkat lagi. Menjadi peserta didik yang berkarakter baik, sesuai yang diharapkan oleh sekolah, orang tua dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *