E-KKN UNISRI Pemberdayaan Potensi Desa Berkelanjutan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo ke wilayah Kabupaten Karanganyar, diterima oleh wakil Bupati Karanganyar. Selasa (23/7/2019)

JATENGONLINE, SOLO – Rektor Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, Prof. Dr. Sutardi, MAppSc, Selasa pagi (23/7/2019) melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke wilayah Kabupaten Karanganyar.

Ketua KKN, Ir. Kharis Triyono, MP, menyapaikan KKN diikuti 843 mahasiswa, terdiri dari 729 mahasiswa kelas reguler, ditempatkan di Kecamatan, Jatiyoso, Jatipuro, Jumantono, dan Jumapolo, sedangkan 114 mahasiswa kelas malam ditempatkan di Kecamatan Kebakkramat.

Lebih lanjut, Kharis Triyono, mengungkapkan KKN tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, “KKN tahun ini kami menerapkan E-KKN sejak tahap pendaftaran, pembayaran sampai tahap general tes menggunakan aplikasi internet, sehingga proses pendaftaran serta pelaksanaan lebih tertib, efisien dan efektif,” paparnya.

Rektor Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, Prof. Dr. Sutardi, MAppSc, Selasa pagi (23/7/2019) melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke wilayah Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutan pelepasan, Rektor, Sutardi, menyatakan Unisri tetap berkomitmen menyelenggarakan KKN, sebagai wujud kepedulian untuk membantu program pemerintah dan masyarakat dalam pemberdayaan potensi masyarakat desa agar lebih sejahtera.

“Tidak jamannya lagi KKN menekankan aspek fisik, misalnya membuat gapura dan sejenisnya. Mahasiswa KKN harus mampu membuat program dan kegiatan pemberdayaan potensi desa, sehingga habis KKN program tetap bisa dilanjutkan masyarakat setempat,” pintanya.

Lebih lanjut, Sutardi, berpesan agar di tengah masyarakat mahasiswa KKN tidak menggurui, namun harus mampu menjadi pendengar yang baik, serta memfasilitasi pelaksanaan program dan kegiatan desa melalui forum sarasehan, diskusi, FGD.

“Jaga nama baik keluarga, prodi, fakultas dan universitas. Selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan anggota kelompok, masyarakat, pihak desa dan kampus dalam menjalankan kegiatan dan program kerja,” pesannya. (arn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *