Dari STIE Surakarta Untukmu Komunitas Inklusi

JATENGONLINE, SOLO – Dosen merupakan profesi yang dituntut untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian.

Sementara pengajaran merupakan kewajiban dosen di lingkup kampus, adapun untuk penelitian yaitu pengembangan akademik dosen berupa karya tulisan ilmiah, sedangkan untuk pengabdian merupakan fungsi dosen melalui penerapan ilmu dan teori digunakan untuk pengembangan masyarakat.

Dosen STIE Surakarta di bawah ketua tim Ida Ayu Kade R.K.,S.E.,M.M, memenuhi bagian dari itu dengan melakukan program pengabdian kepada masyarakat bekerjasama dengan Kemenristek Dikti pada komunitas difable yang ada di Kota Klaten.

Kegiatan dilaksanakan menggunakan dana hibah Kemenristek Dikti tahun anggaran 2019. Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Difable (FKMPD) menjadi mitra dalam pengabdian ini.

Program pembentukan enterpreneur berupa Business Plan dan pembuatan produk keripik jamur tiram beraneka rasa merupakan output yang ingin dicapai oleh STIE Surakarta sebagai wujud kepeduliannya membantu pemerintah dalam memberdayakan ekonomi masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan di sekretariatan FKMPD di Desa Mojorejo (Klaten) dengan penyampaian materi manajemen usaha kecil, praktek pembuatan produk kripik jamur tiram beraneka rasa juga memberikan dukungan alat-alat untuk berproduksi keripik jamur tiram sampai dengan dapat dipasarkan untuk memperoleh pendapatn bagi anggota umumnya dan kelompok FKMPD khususnya.

Kelancaran kegiatan ini karena antusias anggota untuk memperoleh softsklill dan hardskill untuk dapat diaplikasikan dalam kegiatannya untuk lebih produktif secara ekonomi. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *