Omah Ijo Lintas Kultural Bangun Persatuan Tanpa Radikalisme, Separatisme dan Rasisme

JATENGONLINE, SOLO – Keragaman agama di Indonesia merupakan keniscayaan dan selama ini telah terbukti dapat dikelola menjadi kekuatan masyarakat multikultur. Peran budaya multikultural yang selama ini dijalankan bahkan sebelum Indonesia merdeka, menjadi lahan subur bagi toleransi beragama.

Dalam perspektif psikologi multikultural dapat ditelaah bahwa toleransi beragama dapat berlangsung karena faktor kepribadian multikultural, relasi multikultural serta ideologi dan kebijakan multikultural.

Omah Ijo Lintas Kultural yang merupakan Media Sosialisasi Lembaga Kajian Lintas Kultural berencana akan mengadakan sebuah kegiatan dalam rangka menjaga dan merawat kebersamaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dialog Publik “Membangun Persatuan Tanpa Radikalisme, Separatisme dan Rasisme”. Kegiatan ini akan diselenggarakan di Baron Indah Hotel, Jl. Dr. Rajiman No.392, Penumping, Laweyan, Surakarta. Jumat (20/9/2019).

Menghadirkan Narasumber dengan sub tema pembahasan sebagai berikut, Pdt. Teri Iba. S. Th – Koordinator Mahasiswa Papua di Soloraya
Sub Tema : Peran Warga Papua di Perantauan Dalam Menjaga Keutuhan NKRI

H. Muhamad Mashuri, SE. MSi – Ketua PCNU Kota Surakarta
Sub tema : Peran NU Dalam Menjaga Kebhinnekaan dan Keberagaman Bangsa

Awod Umar, SH – Eks Ketua Brigade Hizbullah Surakarta
Sub tema : Peran Aktifis Islam Dalam Menolak Rasisme & Radikalisme

Drs. Tamso, MM – Asisten Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kota Surakarta
Sub tema : Peran Pemerintah Dalam Menjaga Persatuan Tanpa Radikalisme, Rasisme dan Separatisme. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *