Satu Hati Wiujudkan SDM Mandiri

AHM_AHSCVocational : General Manager Coporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin dan Satu Hati Education Program Manager AHM Gunardi meninjau langsung aktivitas penjurian trouble shooting untuk kategori siswa dan pedagogik untuk kategori guru pada kompetisi 10th Astra Honda Skill Contest (AHSC) for Vocational School 2019 (16/10).

JATENGONLINE, JAKARTA – Main Dealer Astra Motor Jateng berhasil mengantongi dua gelar juara, yaitu juara tiga di kategori siswa SMK dan juara tiga di kategori guru SMK dalam gelaran kompetisi 10th Astra Honda Skill Contest (AHSC) for Vocational School 2019 yang diadakan di Jakarta, 14-17 Oktober 2019.

Kegiatan ini merupakan ajang untuk menguji keterampilan siswa serta para guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mitra binaan yang telah mengimplementasikan Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda di seluruh Tanah Air.

Bekerja sama dengan 27 jaringan main dealer sepeda motor Honda di 34 provinsi di Indonesia, kompetisi di bidang vokasi industri ini mengusung tema “Satu Hati Wujudkan SDM Unggul“.

General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan kompetisi 10th Astra Honda Skill Contest (AHSC) for Vocational School 2019 merupakan bagian dari upaya AHM dalam berkontribusi meningkatkan mutu pendidikan vokasi industri SMK binaan Astra Honda di Indonesia.

“Ajang kompetisi ini diharapkan dapat membantu pemerintah menyiapkan generasi muda yang terampil menguasai perkembangan teknologi sepeda motor di Indonesia, serta mempertajam kemampuan dan pengetahuan teknik para tenaga ajar di SMK.” katanya.

Kompetisi ini merupakan salah satu upaya pendekatan komprehensif dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di industri roda dua, lanjutnya, kami sudah mengimplementasikan kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor Astra Honda di SMK mitra binaan dan kompetisi ini.

“Kami harapkan bisa menjadi sarana mengalibrasi penguasaan para guru dan siswa SMK terhadap materi yang kami sampaikan. Harapan kami dengan program ini akan lahir SDM unggul yang berdaya saing, baik untuk bekerja di industri atau menjadi wirausaha mandiri,” ujarnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga RI Asrorun Ni’am Sholeh yang hadir saat pembukaan kompetisi ini mengatakan pemerintah menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai skala prioritas melalui beragam program peningkatan kompetensi.

Ni’am menilai kompetisi ini merupakan upaya nyata peningkatan kompetensi generasi muda yang dilakukan melalui kemitraan ideal antara dunia pendidikan dan dunia industri.

“Semangat kepemudaan yang identik dengan daya juang untuk menjadi yang terbaik terlihat jelas dalam kompetisi ini. Selain sebagai ajang pembuktian kemampuan teknikal, di sini peserta juga berkesempatan untuk memperluas jaringan serta belajar mengenai tradisi dan budaya baru dari peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Dari skill yang mapan maka akan muncul kreativitas, bila ditambah keberanian akan menjelma menjadi inovasi. Inilah hakikat kewirausahaan yang diyakini akan muncul dari individu-individu terbaik dalam kompetisi ini,” ujar Ni’am. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *