Dies Natalis ke-21, UNSA Siap Bersinergi Membangun Negeri

Targetkan Masuk 100 Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia. Jumpa Pers Dies Natalis UNSA ke-21 di Rumah Makan Adem Ayem, Kamis (24/10/2019)

JATENGONLINE, SOLOUniversitas Surakarta (Unsa) menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memeringati Dies Natalis ke-21, diantaranya akan me-wisuda 758 mahasiswa yang telah berhasil lulus, pada Sabtu 26 Oktober 2019 mendatang di De Tjolomadoe, Karanganyar.

Ketua Panitia Wisuda sekaligus Wakil Rektor I Bidang Akademik, Drs. Djoko Sutanto, M.Si mengatakan, dari sejumlah 758 lulusan dari berbagai disiplin ilmu dan diantaranya ada wisudawan/wisudawati dengan predikat Cumlaude dan terpuji.

“Pada wisuda tahun 2019 ini, ada 21 wisudawan yang berprestasi terbaik dari masing-masing program studi dan berpredikat cumlaude,” terang Djoko, saat press conference di RM Adem Ayem Solo. Kamis (24/10/2019)

Ditambahkannya, sampai saat ini Universitas Surakarta telah meluluskan 9.803 alumni dari berbagai jenjang Pendidikan dan Program Studi. Dan pada wisuda kali ini juga menerapkan penggunaan ijazah sertifikasi gelar Kemenristekdikti.

Gelar Ahli Madya, Sarjana dan Magister yang diberikan kepada wisudawan sesuai dengan ketentuan dan aturan tentang Gelar dan Lulusan Perguruan Tinggi yang dikeluarkan oleh Kemenristekdikti.

Menurut Ketua Dies Natalis dan Pelepasan UNSA 2019, Bintara Sura Priambada, sebelum acara wisuda digelar pelepasan wisudawan/wisudawati, Kamis (24/10/2019), dengan mengundang Didi Kempot dan beberapa guest star, di Harris Hotel and Convention Center Solo.

“Pelepasan ini diadakan jadi satu untuk semakin mengikat kebersamaan antar alumni, karena biasanya pelepasan hanya dilakukan dimasing-masing fakultas,” katanya.

Sementara, Rektor UNSA DR. Arya Surendra, MM.mengatakan, bahwa Dies Natalis ke-21 Universitas Surakarta (UNSA) menjadi momentum tersendiri, yakni Unsa menargetkan masuk 100 besar Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia di tahun 2030 mendatang.

“UNSA menuju world class university, Oleh karena itu, dibutuhkan kerja keras dari seluruh komponen Civitas Akademika dan dukungan dari Yayasan Perguruan Tinggi Surakarta,” tegas Arya.

Rektor dan seluruh Jajaran Pimpinan di tingkat Universitas, imbuhnya, telah mempersiapkan berbagai strategi dan rencana kegiatan mewujudkan tujuan tersebut, sumber daya yang ada harus benar-benar diarahkan,

“Nomenklatur kementerian baru menjadi tantangan, bagaimana UNSA membawa rakyat menuju Indonesia yang maju, kita siapkan sinergi manusia dengan teknologi era 5.0,” tegas Rektor termuda di Solo ini.

Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Surakarta, Astrid Widayani, SS., SE., MM menuturkan, ada beberapa hal yang perlu ditekankan pada pengembangan Unsa kedepan, seperti recognition dan regenerasi meliputi restrukturisasi rektor baru dan struktur organisasi,

“Rekonstruksi kurikulum pembenahan di bidang akademik dan regenerasi Unsa melalui reformasi sistim metode pembelajaran baru. Hal itu dilakukan, karena Perguruan tinggi harus adaptif dengan perkembangan zaman,” katanya

Kedepan lulusan harus disupport bisnis unit yang bisa digunakan untuk mahasiswa di setiap prodi. Outputnya kompetensi dari prodi masing-masing yang berimplikasi pada recognition utamanya seperti akreditasi, rangking universitas maupun kepercayaan masyarakat. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *