Pariwisata Harus Bangkit

Oleh: Dr. Purwanto, S.E., M.Par., CHA.

Sudah hampir 7 bulan ini, pandemi masih terjadi di Indonesia bahkan hingga menyentuh 3.000-an per hari korban yang dinyatakan positif. Tentu saja, hal ini masih menjadi salah satu faktor melambatnya pertumbuhan ekonomi hingga menjadi lesu. Masyarakat pun menjadi ragu-ragu jika ingin mengeluarkan biaya belanja atau konsumsi yang cukup besar disaat seperti ini. Bidang Pariwisata merupakan salah satu yang terdampak dalam permasalahan ini, dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi ini justru membuat pariwisata mengalami lonjakan penurunan wisatawan domestik maupun internasional.

Wisatawan menjadi ragu untuk berpergian ke luar kota, apalagi harus melakukan rapid test atau sebagainya sebagai salah satu syarat jika ingin bepergian. Hal ini pun dilakukan guna mencegah terjadinya  penularan COVID-19 menjadi lebih besar lagi. Seharusnya, hal ini tidak menjadi bayangan hitam bagi pariwisata kita. Protokol kesehatan pun ditempat-tempat wisata sudah diterapkan tanpa ada yang melawan protocol tersebut. Pemerintah harus jelas melihat situasi ini. Ada 2 hal yang tentunya menjadi fokus pemerintah dalam mendongkrak pariwisata seperti bidang lainnya, yaitu ekonomi dan kesehatan.

Pariwisata harus bangkit! Sebagai salah satu sektor pemasukan negara yang diandalkan tentu harus ada andil yang jelas dari stakeholder untuk mengembalikan pariwisata yang sempat mati suri dikarenakan pandemi ini. Kita tidak bisa hanya diam dan terlena dengan keadaan, ada agenda-agenda yang harus dan perlu segera dijalankan dan selesaikan hingga akhir tahun 2020 ini.

Selain itu juga, perlu adanya strategi-strategi khusus sehingga bangkitnya pariwisata bisa menjadi awal optimisme bahwa badai pasti akan berlalu. Ada banyak orang yang bergantung pada bidang ini, tentunya kita tidak ingin pariwisata semakin terpuruk pasca COVID-19 ini.  Sebagai seorang akademisi, peningkatan kembali pariwisata sangatlah perlu dikarenakan pentingnya sektor ini dalam memperkenalkan budaya dan adat Indonesia. Selain itu juga, pariwisata juga menjadi salah  satu  sektor bisnis yang menjanjikan di masa yang akan datang dimana negara akan tidak sepenuhnya lagi bergatung pada pemasukan migas.

Seperti kita ketahui, negara memang sedang berusaha untuk menyelesaikan permasalahan pademi ini, tentu peran kita sebagai warga negara pun turut dibutuhkan dalam bentuk yang beragam dan positif. Dunia pariwisata butuh orang-orang yang peduli dan kreatif dalam menghadapi berbagai rintangan dan masyarakat pun butuh kesegaran pikiran dan jasmani dengan berwisata. Pariwisata tidak bisa bangkit, jikalau kita hanya berpangku tangan tanpa ada tindakan yang pasti dan jelas. Selain itu juga, perlu adanya suntikan dana bantuan dari pemerintah setempat sebagai bagian dari stimulasi bangkitnya kembali pariwisata Indonesia.

Optimis dan jangan banyak mengeluh! Segala keringanan dan kebijakan telah ditetapkan selama musim pandemi ini, guna meringankan sesama.Tinggal dari  kita sebagai individu atau pelaku usaha wisata untuk menyikapinya. Apakah hanya diam atau bergerak memanfaatkan kebijakan tersebut guna mempercepat bangkitnya wisata. Mari kita bergegas dan berubah, tanpa adanya kesadaran tersebut. Hal ini tidak mungkin  bisa diwujudkan. Tuhan pasti selalu bersama kita! Yakinlah!. Semoga bermanfaat! (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *