Tim PKM STIE Atma Bhakti Penyuluhan Strategi Market Makanan Ringan Era Pandemi

PENYULUHAN: Tim PKM STIE Atma Bhakti Surakarta saat melakukan penyuluhan UKM produk makanan ringa dalam program kemitraan masyarakat.

JATENGONLINE, SOLO – Tak semua Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menyerah di tengah pandemi corona. Sebagian dari mereka menerapkan strategi khusus hingga menciptakan tren baru di bisnis kuliner.

Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Atma Bhakti Surakarta mendampingi dan memberikan penyuluhan UKM produk makanan ringan.

Mayoritas permasalahan yang dihadapi UKM adalah manajemen usaha dan inovasi pemasaran sehingga mereka memerlukan pendampingan. Tim program pengabdian masyarakat terdiri dari Sriyanto. SE. MM, Fadjar Harimurti SE. MSi. Akt. CA, Dr. Kasidin, MM. dan Sutianingsih, SE.MM.

Dalam kegiatan tersebut, Tim PKM membina sedikitnya 40 pelaku UKM yang memproduksi dan pedagang makanan ringan (snack) di Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar.

Penyuluhan UKM produk makanan ringa dalam program kemitraan masyarakat.

Sriyanto mengemukakan, dalam kegiatan tersebut pelaku UKM memperoleh sejumlah pendampingan di antaranya, cara meningkatkan penjualan produk, minimal bertahan penjualannya di masa pandemi.

“Selain itu kami juga mendorong pelaku usaha untuk menginovasi kemasan yang lebih menjual, dan memiliki tim sales,” lanjut Sriyanto.

Dengan berbagai hal tersebut diharap pelaku UKM mampu menjalankan manajemen pemasaran secara optimal, meningkatkan kapasitas produksi serta memperluas pangsa pasar.

“Mengoptimalkan cara berjualan secara online, door to door, jemput bola dan konsinyasi atau dititip-titipkan. Diberikan diskon tertentu atau hadian langsung untuk konsumen maupun pembeli,” imbuh anggota Tim PKM Fajar Harimurti

Kepala Desa Ngijo dan Staff hadir di acara penyuluhan UKM

Acara penyuluhan pengembangan strategi pemasaran produk makanan ringan (snack) di masa pandemi, Kepala Desa Ngijo Suwarso S.Sos, menyempatkan hadir di acara yang diselenggarakan, Senin (26/10/2020) dirumah warga tersebut. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *