STIE Surakarta Pamerkan 5 Keunggulan Yang Bikin Kampus Bisnis Lain Insecure

“Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Surakarta pada event Edu Fair 2021 di The Park Mall Solo Baru bikin kampus bisnis lain insecure!”

JATENGONLINE, SOLO BARU – Selama lima hari sejak dibuka Kamis (22/4/2021) hingga Senin (26/4/2021), STIE Surakarta pamerkan lima keunggulan kepada calon peserta didik dalam mengusung brand awareness sebagai Business and Entrepreneur School.

Hybrid Learning menjadi salah satu keunggulan yang digencarkan STIE Surakarta dalam melaksanakan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Tingginya antusiasme calon peserta didik dengan diberlakukannya kembali pembelajaran secara luring (luar jaringan/offline) usai satu tahun lebih mengikuti pembelajaran daring (dalam jaringan/online), mendorong STIE Surakarta untuk bersiap menggabungkan diskusi perkuliahan secara daring dan luring. Pada kesempatan itu, STIE Surakarta juga memperkenalkan PEVITA (Pembelajaran Virtual STIE Surakarta) yang memungkinkan mahasiswa belajar materi dan berdiskusi kapan pun dan di mana pun tanpa harus datang ke kampus.

Materi kuliah disampaikan oleh dosen melalui podcast yang berkualitas baik dari segi visual maupun audionya. Sehingga pada saat pertemuan tatap muka secara luring di ruang kelas, mahasiswa bisa berdiskusi dengan materi yang sudah dilihat sebelumnya.

Tagline ‘Lulus 3,5 tahun’ dan ‘Ngga Harus Skripsi’ menjadi dua primadona yang banyak digandrungi calon peserta didik. Melalui tiga pilihan konsentrasi, S1 Manajemen konsentrasi Business Management, S1 Manajemen Konsentrasi Digital Marketing, dan S1 Akuntansi, memungkinkan mahasiswa untuk menempuh perkuliahan dengan hanya tujuh semester atau 3,5 tahun. Bagi sebagian mahasiswa, tak ayal skripsi kerap menjadi “momok”, untuk itu STIE Surakarta memberikan solusi alternatif lain. Mahasiswa sesuai konsentrasinya dapat memilih mengerjakan Artikel, Business Plan, Marketing Plan, Financial Plan, maupun Operational Plan sebagai pengganti tugas akhir.

“Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Surakarta pada event Edu Fair 2021 di The Park Mall Solo Baru bikin kampus bisnis lain insecure!”

Koordinator Tim STIE Surakarta, Budi Istiyanto menyampaikan, bahwa keunggulan STIE Surakarta berikutnya yakni adanya portofolio kerja dan bisnis yang dapat menjadi bekal lulusan saat terjun ke dunia kerja.

“Memboyong Learning Objective dan Learning Path yang terstruktur dengan mantap, STIE Surakarta mengajak mahasiswa untuk tidak hanya sekedar belajar teori, melainkan langsung dengan Case Study dan Running a Real Business,” paparnya

Ditambahkan Ketua STIE Surakarta, Dr. Pardi, S.E., M.M., M.H. mulai berlakunya Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka turut menyempurnakan lima keunggulan yang digadang-gadang STIE Surakarta.

“Berbekal portofolio dan kurikulum yang relate dengan industri, diharapkan dapat mencetak lulusan-lulusan yang cakap dan terampil dalam menjalankan dan mengelola bisnis secara efisien, yang tentu lebih diminati oleh banyak industri saat ini,” pungkasnya. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *