Korean Street Food Upaya Amarelo Hotel Solo Ciptakan Peluang Revenue Baru

JATENGONLINE, SOLO – Sesuai namanya, street food memang berawal dari makanan yang dijual di gerobak-gerobak di pinggir jalan. Pilihan makanan biasanya berupa makanan tradisional dengan harga yang pas di kantong.

Ditelusuri lebih jauh, street food sebetulnya tak sekadar jajanan pinggir jalan atau berupa makanan tradisional. Banyak pihak merasa bahwa street food bisa bermakna comfort food. Artinya, jajanan itu bisa memberikan rasa nyaman dan membangkitkan romantisisme nostalgia saat disantap.

Bentuknya bisa berupa sajian tradisional atau kontemporer yang dikemas ke dalam sebuah sajian yang bisa dinikmati semua orang. Dan, yang pasti street food harus bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat dengan harga terjangkau, tanpa mengorbankan kualitas dan cita rasa yang jempolan.

Seperti halnya Korean Street Food yang diluncurkan Amarelo Hotel Solo, selain untuk meningkatkan kreatifitas Food and Bavarage (FnB) juga berupaya untuk mencari peluang revenue baru, mengikuti tren ‘makanan jalanan’ yang terus merebak.

Di tengah pandemi Covid-19, ada saja peluang kerja yang bisa dimanfaatkan agar kegiatan usaha tetap berjalan, bahkan berkembang. Pola pikir yang eksploratif jadi kunci agar kegiatan usaha berlanjut di tengah krisis.

General Manager Amarelo Hotel Solo, Catur Rahmadi, pandemi Covid-19 telah melumpuhkan kegiatan ekonomi, terutama yang terdampak kebijakan pembatasan sosial untuk mencegah penyebaran virus korona jenis baru. Namun, di tengah kondisi seperti ini, ada saja peluang usaha baru yang bisa dimanfaatkan agar kegiatan usaha tetap berjalan dan berkembang.

“Memaksimalkan potensi yang dimiliki dengan berjualan makanan khas Korea, demi meraih peluang besar, mengingat saat ini masih di gandrungi masyarakat muda di Solo,” terang Catur Rahmadi, saat acara launching. Kamis (17/6/2021)

Menu yang ditawarkan di Korean Street Food, yang lapaknya berada di depan hotel ini, antara lain Udang Panggang Saus Keju, Jigae Ramen, Gimbab Teokbokki, Bimbimbab dan masih banyak beberapa menu menarik lainnya.

“Harga menu di Korean Street Food sangat terjangkau, yakni mulai 20 ribuan aja,” tambah Chef Febri.

Sedangkan untuk menu beverage dihadirkan Capucino Cincau, Coconut Mango Latte, Korean Strawberry Latte dan Original Lyce Tea.

“Semua menu bisa dinikmati oleh pecinta Korean Street Food bisa mulai dari Senin-Jumat mulai pukul 5 hingga 9 malam,” pungkas Andy, FnB Koordinator. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *